Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Minoritas Kachin Miliki 20 Ribu Tentara untuk Lawan Myanmar

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 9 Agustus 2012 07:49
Bagikan
Sayap Militer Etnis Kachin Sejak melakukan latihan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bentuk penindasan pemerintahan Budha Myanmar bukan hanya dialami oleh etnis minoritas Muslim Rohingya. Penindasan serupa  juga dirasakan oleh minoritas etnis Kachin yang kebanyakan beragama Kristen.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Rohingya Association Forum, Lukman Al Hakim. Hanya saja, menurut Lukman, etnis Kristen Kachin lebih memiliki kapasitas yang memadai dalam menghadapi kebrutalan pemerintah Myanmar. Mereka lebih solid dan memiliki kesiapan perang yang kuat.

“Mereka memiliki 20.000 tentara dan terlatih, dan mereka juga mempunyai senjata,” jelas Lukman kepada hidayatullah.com. Rabu (08/08/2012) saat ditemui di Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL). Seperti diketahui, Lukman datang ke Indonesia dalam rangka menjelaskan duduk persoalan yang terjadi pada etnis Muslim Rohingya di Myanmar.

Menurut Lukman, kekuatan etnis Kachin lahir setelah kelompok etnis ini melahirkan organisasi The Kachin Independence Organization (KIO). KIO berdiri pada tanggal 5 Februari 1961. KIO dibentuk untuk memperjuangkan kemerdekkan Kachin dari federasi Myanmar.

Setelah itu KIO juga memiliki sebuah sayap militer bernama Kachin Independence Army (KIA). Sayap militer inilah yang menjadi pelindung utama etnis Kachin di Myanmar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Thin Oo Than, salah seorang komandan dari KIA. Tujuan dari hadirnya KIA adalah mendukung perjuangan KIO untuk kemerdekaan Kachin dari Myanmar.

“Kami berjuang untuk kemerdekaan Kachin, dan itu untuk melindungi etnis kami” Jelasnya seperti yang dikutip AFP.com.

Kachin, secara kolektif dan mandiri juga telah membangun infastruktur pendidikan dan kesehatan. Kachin dikenal sangat berpengaruh disepanjang wilayah perbatasan China. Pemerintah Myanmar hingga hari ini tidak mampu melawan ‘pemberontak’ Kachin.

Markas KIO sendiri berada di bukit yang menghadap ke kota perbatasan di Laiza, Myanmar. Populasi penduduk mereka diawal tahun 2000-an mencapai 7500 jiwa. Itulah salah satu alasan mengapa pemerintah China tidak mau Rohingya berkembang seperti Khacin. Masalahnya, jangankan senjata, etnis Muslim di Rohingnya tak memiliki apapun. Kecuali harapan damai dan bantuan dari saudara-saudara Muslim nya.*

[Baca juga: “Kita bahkan tidak punya pisau untuk melawan…”]

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden RAF: Tidak Benar Rohingya Bangun Kekuatan Terorisme
Tulisan selanjutnya “Kami Adalah Bagian dari 1,5 M Umat Islam”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?