Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gerakan Nelayan Tani Minta Pemerintah Stop Kapitalisasi Pembangunan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 22 Januari 2013 14:11
Bagikan
Rahiman Sabirin : Kembalikan Indonesia Sebagai Negerai Bahari dan Agrari
Bagikan

Hidayatullah.com–Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) menilai pemerintah harus mengontrol pendirian bangunan di atas tanah resapan. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal GANTI, Rahiman Sabirin SH. MA menanggapi penyebab utama banjir Jakarta.Menurut Rahiman Sabirin, hal ini bisa dimulai dari kesalahan cara berpikir pemerintah terhadap pembangunan.
 
Menurutnya kebijakan pemerintah yang melakukan pembangunan sambil bersinergi dengan para konglomerasi telah membuat kapitalisasi di segala bidang.
 
“Anda bisa lihat sendiri berapa banyak sawah dijual untuk dijadikan perumaha real estate? Berapa banyak daerah hijau di Jakarta digusur untuk jadi apartemen dan pusat perbelanjaan?” jelasnya kepada hidayatullah.com, Senin (21/01/2013) di Jakarta.
 
Rahiman juga berpendapat bahwa sinergi pemerintah dengan konglomerat ini justru sangat menguntungkan pihak asing. Hal ini disebabkan karena banyak konglomerat itu berkolaborasi saham dan bisnis dengan konglomerat asing.
 
“Akhirnya secara tidak sadar para konglomerat itu menjadi pintu pertama kaki tangan asing dinegara ini,” jelasnya.

Pada kondisi yang sama menurutnya, selain pembangunan dengan basis kapitalisme ini merampas tanah resapan, ia juga telah membuat peran para petani dan nelayan lokal menjadi anak tiri di negeri sendiri.
 
“Perputaran ekonomi Indonesia itu bisa menembus 20 trilyun perhari, tapi tidak ada satupun yang dirasakan rakyat kecil seperti petani dan nelayan lokal,”  ujarnya lagi.

Untuk itu Rahimin berharap pemerintah bisa lebih memihak kepada rakyat kecil. Masalah banjir bukan hanya masalah insidentil semata menurutnya. Ia menilai jika menilai bencana banjir yang terus memburuk di Jakarta, semua itu bisa diukur dari berapa banyak daerah resapan yang telah dikapitalisasi. Baik di Jakarta, Bogor, Bekasi dan sekitarnya.

“Karena itu kita harus mengembalikan kejayaan negeri agrari dan bahari yang pernah dimiliki Indonesia. Air menjadi indah dengan Bahari, air menjadi bermanfaat dengan agrari,” tambahnya.
 
Terakhir ia memuji langkah Gubernur Jakarta, Jokowi untuk menindak pembangunan-pembangunan gedung yang melanggar tata letak. Menurutnya para pembangun yang mengacuhkan aturan pembangunan dengan mengorbankan tanah resapan air memang harus ditindak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kapitalismeold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belasan Pengungsi Afghanistan Meninggal Kedinginan
Tulisan selanjutnya DPR-Baznas Sepakat Program Kader 1000 Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?