Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tunisia Penjarakan Rached Ghannouchi 14 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juli 2025 22:49 10:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2025 22:49
Bagikan
Rachid Al-Ghannouchi
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Tunisia menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara atas tokoh oposisi Rached Ghannouchi, menambahkan rentetan hukuman yang diberikan kepadanya dalam kasus lain.

Rached Ghannouchi, pemimpin partai Islam Ennahda, termasuk di antara para politisi yang dipidanakan dengan dakwaan berkonspirasi melawan keamanan negara. Beberapa anggota partainya dijatuhi hukuman 12 tahun penjara, lansir Associated Press Rabu (9/7/2025).

Ennahda naik ke tampuk kekuasaan setelah Tunisia menjadi negara pertama di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah yang menggulingkan seorang diktator sebagai bagian dari kebangkitan rakyat yang kemudian disebut sebagai Arab Spring. Dia kemudian menjabat sebagai ketua majelis negara dan merupakan salah satu tokoh oposisi yang menghadapi tuntutan hukum sejak Presiden Kais Saied berkuasa enam tahun lalu.

Tim pembelanya membantah dakwaan dan di dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa persidangan itu tidak memenuhi standar persidangan yang adil.

“Semua tuduhan berdasarkan kesaksian palsu dan saling bertentangan oleh seorang saksi rahasia yang tidak diungkapkan identitasnya yang tidak dapat menunjukkan bukti apapun untuk tuduhan-tuduhannya yang tidak berdasar dan kontradiktif dan yang pada akhirnya mencabut hampir semua tuduhan,” kata kuasa hukum Ghannouchi dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Hakim yang menangani perkara itu mengeluarkan surat perintah penangkapan sejumlah anggota Ennahda yang diadili secara in absentia, termasuk putra Ghannouchi dan seorang mantan menteri luar negeri.

Para terdakwa menghadapi berbagai tuduhan termasuk berpartisipasi dalam organisasi yang terkait dengan tindakan teroris, menghasut kekerasan, berusaha menggulingkan pemerintah, dan merekrut dan melatih individu untuk tujuan teroris baik di dalam maupun luar Tunisia.

Ghannouchi, 86, dikenai banyak dakwaan lain dan menolak untuk hadir di persidangan yang dianggapnya dimanipulasi untuk kepentingan politik.

Dia sudah dijebloskan ke penjara untuk menjalani sejumlah hukuman kurungan dengan total lebih dari 20 tahun, salah satunya untuk kasus pencucian uang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Rached Ghannouchitunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bintang K-pop Taeil Dihukum Penjara Kasus Pemerkosaan
Tulisan selanjutnya Pria Palestina Syahid Diberondong Peluru Usai Tikam Tentara ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?