Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dai Belanda Dicopot jadi Imam setelah Bertemu Presiden ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Juli 2025 11:21 11:21 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juli 2025 11:18
Bagikan
Delegasi imam dan tokoh masyarakat Muslim bertemu dengan Presiden Isaac Herzog di Kediaman Presiden di Yerusalem pada 7 Juli 2025. (Foto via Times of ‘Israel’)
Bagikan

Hidayatullah.com— Fī kulli zamānin, yūjadu khādzilun wa khā’inun fī thawbi al-mu’minīn. (Di setiap zaman, selalu ada pecundang dan pengkhianat yang menyamar dalam pakaian orang beriman).

Yayasan Masjid Bilal telah menskors Imam Youssef Msabih dari tugasnya dan mengumumkan tindakan hukum terhadapnya setelah kunjungannya ke ‘Israel’, dengan alasan kerusakan yang ditimbulkan pada masjid dan reputasinya.

Youssef Msibih, seorang imam kelahiran Maroko di Masjid Bilal di kota Alkmaar, Belanda utara, termasuk di antara 15 pendakwah Muslim yang bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Yerusalem pada hari Senin.

Delegasi tersebut bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog untuk membahas koeksistensi antaragama. Herzog memuji kelompok tersebut karena berupaya “membangun jembatan, dialog, dan keimanan.”

Keputusan tersebut dibuat setelah bertemu dengan Presiden Israel saac Herzog dan menyanyikan versi terjemahan ulang lagu kebangsaan ‘Israel’ dalam bahasa Arab, dengan melodi Timur Tengah.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Masjid Bilal mengumumkan pada Selasa pagi bahwa Masbeh telah diskors “dengan efek segera.”

“Menyusul pernyataan politik baru-baru ini dari imam tersebut, dewan telah memutuskan untuk menskorsnya dengan efek segera,” kata pihak masjid dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Instagram mereka. “Sampai saat ini, pihak masjid tidak memiliki hubungan apa pun dengannya.”

Dewan juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersatu dan damai, serta mendesak umat untuk berfokus pada rasa hormat, solidaritas, dan toleransi.

“Masjid dan jemaatnya harus dijauhkan dari masalah ini,” tambah pernyataan tersebut, memperingatkan agar tidak menekan anggota dewan, relawan, atau jamaah masjid.

Dewan juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersatu dan damai, serta mendesak umat untuk berfokus pada rasa hormat, solidaritas, dan toleransi.

“Masjid dan jemaatnya harus dijauhkan dari masalah ini,” tambah pernyataan tersebut, memperingatkan agar tidak menekan anggota dewan, relawan, atau jamaah masjid.

Kontroversi seputar kunjungan delegasi

Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh ELNET, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mempromosikan hubungan antara Eropa dan ‘Israel’.

Delegasi imam Eropa dipimpin oleh imam Prancis Hassen Chalghoumi, yang dikenal karena penentangannya terhadap serangan Hamas terhadap ‘Israel’.

Chalghoumi, imam masjid Drancy di pinggiran kota Paris, dikenal karena hubungannya dengan kelompok-kelompok ‘Israel’ dan mengunjungi Tepi Barat yang diduduki pada tahun 2019 atas undangan para pemukim haram.

“Apa yang telah kita saksikan sejak 7 Oktober bukan sekadar konflik antara ‘Israel’ dan Hamas, atau antara ‘Israel’ dan Hizbullah—yang disebut ‘Partai Setan’,” ujar Chalghoumi kepada Herzog menyindir kelompok pejuang perlawanan ini.

Chalghoumi bukan satu-satunya tokoh kontroversial dalam delegasi tersebut. Di antara delegasi tersebut terdapat Noor Dahri, pendiri organisasi Teologi Islam Antiterorisme yang berbasis di Inggris.

Dahri adalah kontributor tetap untuk Times of ‘Israel’ dan berafiliasi dengan lembaga pemikir sayap kanan, Henry Jackson Society.

Selama kunjungan tersebut, Dahri membagikan foto-foto di platform media sosial X, yang menampilkan kunjungan delegasi ke berbagai tempat penting keagamaan dan politik, termasuk Masjid Al-Aqsa dan Tembok Barat.

Delegasi lainnya adalah Ali El-Darja, seorang warga negara Maroko-Italia yang tinggal di Turin, Italia.

El-Darja mengungkapkan makna pribadi yang mendalam terkait kunjungan tersebut. “Saya sudah menunaikan ibadah haji ke Mekah dan Madinah di Arab Saudi, dan saya sedang menunggu untuk datang ke Yerusalem,” ujarnya kepada Times of Israel.

Keputusan Moskee Bilal muncul di tengah kontroversi yang berkembang terkait kunjungan tersebut, terutama mengingat operasi militer ‘Israel’ yang sedang berlangsung di Gaza.

Penangguhan imam asal Belanda tersebut bukanlah satu-satunya tanggapan.

Syeikh Dr. Ali al-Qaradaghi, Sekretaris Jenderal Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, mengomentari X, dengan menyatakan, “Kunjungan delegasi syekh ke entitas pendudukan tidak mengutuk para ulama itu sendiri, melainkan mengutuk mereka yang mengorganisirnya dan menunjukkan ketundukan mereka.” *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineimam masjidimam Youssef MsabihIsaac HerzogPresiden IsraelYayasan Masjid Bilal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Profesor jepang yang jadi mualaf Profesor Jepang Shock Berat Baca Al Quran
Tulisan selanjutnya Dai Eropa yang Diundang ke ‘Israel’ ternyata Pendukung Penjajah dan Sekularisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?