Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BJ Habibie: Kalau Semua Berpolitik, Siapa Yang Bekerja?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Februari 2013 07:49
Bagikan
Habibie: Jika semua berpolitik, siapa yang bekerja? (foto liputan6)
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan Presiden BJ Habibie meminta pemerintah tidak terus-menerus berfokus pada politik, ia meminta seharusnya pemerintah lebih fokus untuk memperbanyak bekerja.

“Kalau semua berpolitik, siapa yang bekerja?” ujarnya  dalam pidatonya pada  Seminar Dies Natalis ke-66 PB HMI yang bertajuk “Upaya Strategis Bersama Mencegah Terjadinya Negara Gagal”di Aula Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta, Ahad (24/02/2013) dikutip Antara.

Dia menjelaskan perspektif bekerja tersebut bukan hanya sebatas masa jabatan yang hanya selama 5 tahun.

“Kalau bisa sampai 50 tahun terus bekerja,” katanya.

Dia juga meminta organisasi pemuda sebagai ujung tombak perubahan untuk berani menentukan masa depan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Anda harus berani mengoreksi masa depan, karena ujung tombaknya ada di pemuda. Masa depan saya sudah lewat. Anda harus lebih baik dan berbeda dengan dari Habibie. Lebih baik dari Nurcholis Madjid,” ucap Habibie terkenang mendiang mantan ketua umum PB HMI yang akrab disapa Cak Nur.

Pemuda, lanjut Habibie, harus berkonsentrasi pada peningkatan produktivitas dan daya saing dari sumber daya manusia (SDM).

“Untuk itu, proses kebudaayan dan pendidikan harus bersinergi sehingga menghasilkan keluaran (output) yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta iman dan takwa (imtak) yang meningkatkan motivasi menjadi energi yang positif,” tuturnya.

Habibie menjelaskan proses kebudayaan itu terbentuk dari manusia lahir hingga tutup usia. Sementara proses pendidikan itu ketika sesorang memasuki jenjang pendidikan terendah hingga tertinggi.

“Kedua elemen itu harus bersinergi. Bisa saja nilai kebudayaan sesorang mencapai 10, sementara pendidikannya minus, maka dia tidak terampil dalam bidang pekerjaan,” katanya.
Dia juga mengimbau pemuda untuk tidak takut menjadi pemimpin dan bertanya.

“Anda tinggal tunggu waktunya saja untuk memimpin. Mulai dari keluarga, organisasi, kelurahan, gubernur, sampai presiden. Saya tidak pernah bercita-cita untuk memimpin republik. Saya hanya bercita-cita membuat pesawat terbang. Tapi, siapa yang tahu jika akhirnya saya memimpin,” ujar Habibie.

Dia berharap pemimpin harus menanamkan sifat nasionalis untuk mempertahankan Negara Republik Indonesia.

“Sasarannya, memelihara dan meningkatkan kualitas. Keadaan kita itu memprihatinkan karena sudah ikut-ikutan perilaku negara lain. Bicaranya atas nama rakyat, tapi perilakunya tidak mencerminkan perjuangan untuk rakyat,” sesal Habibie.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bekerjaBJ Habibieindonesiaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Lagu” Dari Pantai Timur: Jelang Pilihan Raya Umum 13 di Malaysia
Tulisan selanjutnya Melalui UT, KBRI Malaysia Fasilitasi TKI Raih Raih Sarjana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?