Hidayatullah.com—Agar malam pergantian Tahun Baru lebih berkah, tokoh masyarakat dan ulama Surabaya meminta Kepala Dinas Bakesbangpol Linmas Surabaya mengawal pergantian malam Tahun Baru 2014 dengan ketat.
“Kami akan mengerahkan semua personil Satpol PP yang kami miliki untuk menjaga keamanan dan kenyaman masyarakat termasuk merazia para pemuda dan remaja yang memanfaatkan malam pergantian tahun dengan tindakan asusila,” demikian disampaikan Soemarno, Kepala Dinas Bakesbangpol Linmas (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik-Perlindungan Masyarakat) Surabaya kepada hidayatullah.com.
Sebelumnya, para tokoh masyarakat dan ulama sempat bersilaturrahmi ke Dinas Bakesbangpol guna memberi dukungan agar malam pergantian tahun tidak digunakan sebagai ajang bermaksiat oleh sebagian orang.
Saat ditemui tokoh masyarakat dan ulama Surabaya di kantornya, Somarno menegaskan untuk menjaga kenyamanan, keamanan dan ketertiban kota, pihaknya juga akan melakukan razia kepada para pemuda dan remaja yang selalu menjadikan malam pergantian tahun sebagai momen bermaksiat.
Bebas Kendaraan
Selain malam Tahun Baru yang harus bersih dari maksiat asusila, pada Tahun Baru 2014 pemerintah kota (Pemkot) Surabaya berusaha semakimal mungkin mengatur ketertiban dan kemanan kota.
Salahsatu langkah yang diambil dalam rangka menjaga kondisi nyaman dan aman di lingkungan kota adalah dicanangkannya Car Free Night (CFN) pada malam Tahun Baru.
“Sebagai upaya menyambut suka cinta Tahun Baru yang nyaman dan aman di beberapa jalan protokol Surabaya akan diberlakukan Car Free Night,” ungkap Soemarno.
Soemarno mengatakan bahwa CFN dilakukan agar mengurangi banyaknya konvoi motor pada malam Tahun Baru.*