Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tidak Ikut Nyoblos, Mudharat Umat Islam jauh Lebih Besar

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Januari 2014 17:53 5:53 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Januari 2014 17:53
Bagikan
Pengajian Politik Islam (PPI) di Masjid Al Azhar
Bagikan

Hidayatullah.com—Umat Islam diharapkan tidak antipasti dalam masalah pergantian kepemimpinan, khususnya keikutsertaan dalam Pemilihan Umum (Pemilu).

“Kita tidak boleh cuek soal kepemimpinan. Jika kaum Muslimin cuek, mudharatnya lebih besar. Akhirnya kekuasaan dimenangkan oleh orang-orang diluar Islam”jelas Dr Daud Rasyid pada “Pengajian Politik Islam” (PPI), Ahad, 12 Januari 2014 di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.

Sepakat dengan Daud Rasyid, Ketua MUI Pusat, KH. Cholil Ridwan juga menyadari kepercayaan masyarakat terhadap Partai Politik (Parpol) Islam menurun tajam sejak banyak petinggi partai tersangkut kasus korupsi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Anggota Dewan Pembina Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) itu menyayangkan jika umat Islam akhirnya tidak ikut memilih pemimpin alias Golput.

“Koruptor para petinggi partai Islam adalah hal yang berbeda dengan Parpol itu sendiri. Partainya tetap partai Islam. Soal korupsi, itu urusannya sama Allah,” tukas Cholil. Dengan mengikuti PPI, diharapkan masyarakat mampu mendapat pencerahan dan berperan pada Pemilu mendatang.

“Suara orang awam dengan suara orang partai, jumlahnya sama yaitu satu. Tapi ketidaktahuan orang awam terhadap partai Islam, membuatnya memberikan begitu saja suaranya pada partai lainnya,” jelas Kiai Cholil.

Daud Rasyid Sitorus, salah satu pembicara PPI, menceritakan jalannya percakapan antara Ali Bin Abi Thalib dan Ibnu Abbas RA mengenai alasan dirinya masuk sebagai anggota Dewan Syura.

Percakapan keduanya terekam dalam kitab Ahkam Shulthoniyah yang mengulas tentang hukum ketatanegaraan.

“Ini adalah persoalan besar umat Islam. Dan aku tidak melihat suatu alasan mengapa aku berada di luar,” tutur Ali seperti tertulis pada kitab klasik berumur 500 tahun itu ditirukan Daud.

 Menurut Daud, Syeikh Imam Al Mawardi, penulis kitab itu menjelaskan terperinci pasca penyerahan mandat kepemimpinan oleh Umar bin Khathab pada Dewan Syura.

Ali menjadi bagian Dewan Syura untuk ikut mempertimbangkan siapa di antara enam kandidat yang akan menggantikan Umar.

Karena itu, kedua pembicara ini mengajak umat Islam ikut terlibat dalam pergantian pemimpin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:partai Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PII Aceh Desak Sekolah Bali Bolehkan Pelajar Muslim Gunakan Jilbab
Tulisan selanjutnya Sri Bintang: Banyak Masyarakat sudah tak Sensitif pada Masa Depan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?