Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

CIIA: Hendropriyono Makin Dekat Dengan Megawati

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 November 2014 11:12 11:12 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 November 2014 12:15
Bagikan
Jurnalis investigasi asal Amerika Serikat Allan Nairn bersama komisioner Komnas HAM Nur Kholis memberikan keterangan kepada media terkait kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com–Kehadiran jurnalis investigasi asal Amerika, Allan Nairn, yang baru saja mendatangi Komnas HAM guna melaporkan dugaan pelanggaran HAM mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono dinilai ada misi politik yang mau dibidik.

Demikian pernyataan yang disampaikan Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya.

Menurut Harist, pesan yang ingin disampaikan pada publik bahwa masyarakat tidak menginginkan kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) yang akan diganti, jatuh ke tangan orang-orang yang pro dengan Hendropriyono.

Sebab jika hal itu terjadi efeknya adalah dikhawatirkan kasus-kasus yang terkait dengan Hendropriyono seperti kasus Talangsari dan kasus aktifis HAM Munir tidak ada tindak lanjut bahkan bisa jadi akan ditutup oleh pemerintah, demikian disampaikan Harist kepada hidayatullah.com Selasa (04/11/2014).

Namun, menurut Harist, kelihatannya langkah itu akan mencapai jalan buntu sebab posisi Hendropriyono saat sangat kuat dan dekat dengan Megawati. Bahkan Hendropriyono juga punya banyak pengaruh yang kuat dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seperti diketahui, Komisi Nasional Hak Asasi dan Manusia (Komnas HAM) hari Senin (3/11/2014) telah mengundang Allan Nairn, jurnalis investigasi asal Amerika Serikat, untuk menceritakan informasi yang dimilikinya terkait dugaan pelanggaran HAM mantan Kepala BIN AM Hendropriyono.

Nama Allan mencuat karena pernah merilis wawancaranya dengan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Belakangan di dalam blog pribadinya, dia juga merilis hasil wawancaranya dengan Hendropriyono tentang kematian pejuang hak asasi manusia Munir, peristiwa Talang Sari, peristiwa kerusuhan massal saat referendum Timor Timur pada 1999, dan kedekatannya dengan badan intelijen Amerika Serikat, CIA.

Dalam wawancara Allan dengan Hendropriyono pekan lalu, Hendropriyono mengaku bertanggung jawab secara komando atas pembunuhan Munir.

“Bekerja sama dengan agen rahasia Amerika, CIA. “(Juga) melalui unit intelijen Indonesia, BIN,” tutur Allan dikutip laman Tempo.

Anggota Komnas HAM, Nur Kholis mengaku mengundang Allan guna mendapatkan informasi mengenai pelanggaran HAM masa lalu yang hingga kini belum usai.

“Ini sangat penting untuk menuntaskan pelanggaran berat masa lalu,” ujarnya kepada wartawan di kantornya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aneh, Pemerintah Tak Waspada Perusahaan China International Fund
Tulisan selanjutnya PKS Tak Setuju Usulan Penghilangan Simbol-Simbol Agama di Sekolah Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?