Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Revolusi Mental Jokowi Dinilai Terbalik karena Bubarkan Dewan Buku Nasional

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Desember 2014 09:36 9:36 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Desember 2014 09:36
Bagikan
Pengamat pendidikan Darmaningtyas
Bagikan

Hidayatullah.com– Awal Desember ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan 10 lembaga non-struktural, di antaranya Dewan Buku Nasional. Pembubaran dewan ini dikritisi oleh pengamat pendidikan dari Perguruan Taman Siswa, Darmaningtyas.

Menurutnya, kebijakan itu sebagai bentuk kurangnya perhatian pemerintah terhadap dunia perbukuan Indonesia. Juga dinilainya bertolak belakang dengan jargon Revolusi Mental-nya Jokowi.

“Nah, Jokowi itu kalau benar-benar mau Revolusi Mental, Revolusi Mental mestinya dimulai dari perbukuan. Bukan dengan membubarkan perbukuan (Dewan Buku Nasional. Red). Ini kan dibalik,” ujarnya pada acara Refleksi Akhir Tahun 2014 IKAPI DKI Jakarta di Jakarta, baru-baru ini.

Dewan Penasihat Center for Betterment of Education (CBE) ini menilai, sejak dulu pemerintah memang kurang memperhatikan perbukuan. “Saya belum lihat anggaran pendidikan dialokasikan sekian ratus miliar untuk penerbitan. Padahal dana pendidikan kita selalu sisa, nggak pernah habis,” ujarnya.

“Pemerintah nggak care (peduli) terhadap hal-hal seperti itu. Jadi gimana ya? Jadi pemikir-pemikir itu memang nggak dianggap. Kalau katanya ada Revolusi Mental, itu salahnya yang mimpin juga,” kritiknya di depan ratusan hadirin termasuk awak hidayatullah.com di Wisma Antara, Jl Merdeka Selatan, Rabu (17/12/2014).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Faktor Teknologi

Darmaningtyas mengatakan, pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla seharusnya menyadari jika saat ini minat baca masyarakat Indonesia menurun. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama pun semestinya mendorong peningkatan minat tersebut.

“Kementerian itu punya alokasi budget untuk mendukung industri perbukuan,” ungkapnya.

Pemerintah juga didesaknya untuk mendorong para penerbit dan penulis di daerah agar produktif. Jika di setiap kota/kabupaten ada penulis, redaktur, dan sebagainya, ia yakin ekonomi masyarakat bisa berkembang dan lebih maju.

Selain kurangnya perhatian pemerintah, menurunnya minat baca masyarakat juga dia anggap karena perkembangan teknologi. “Salah satu penyebabnya ya HP. Mahasiswa sekarang rajin membaca, rajin menulis, tapi menulis SMS, bukan membaca buku,” ujarnya.

Ia mengaku pernah bertanya kepada para mahasiswa soal buku apa yang mereka baca dalam tiga bulan terakhir. Tidak ada yang menyebutkan buku yang dibaca. “Tapi coba tanya merek HP terbaru, pada tahu,” ujarnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi membubarkan sepuluh lembaga non-struktural sejak Kamis (04/12/2014). Pembubaran ini untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pemerintahan, didasari Peraturan Presiden Nomor 176 tentang Pembubaran 10 Lembaga Non Struktural.

Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, kesepuluh lembaga tersebut adalah Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional; Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat; Dewan Buku Nasional; Komisi Hukum Nasional; Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional.

Selain itu, Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan; Badan Pengembangan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu; Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak-Anak; Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia; dan Dewan Gula Indonesia.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bukuJoko widodoJokowipemerintah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sosialisasikan Muslim Tak Pakai Atribut Natal, Anggota JAS Malah Ditangkap
Tulisan selanjutnya Selama Pekan ini, 250 Gerombolan Warga Zionis Serbu Al Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?