Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adi Sasono: Lawan Ketergantungan Asing dengan Keswadayaan Nasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2015 14:38 2:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 September 2015 14:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Bangsa Indonesia harus menggerakkan keswadayaan nasional sehingga ketergantungan pada pihak luar termasuk terhadap mata uang asing lainnya dapat diurai. Sehingga dolar mau naik berapapaun tidak ada masalah.

Demikian dikatakan mantan Menteri Koperasi dan UKM era Kabinet Reformasi Pembangunan yang kini Ketua Umum Coop Indonesia Foundation, Adi Sasono.

“Kita kan tidak makan dolar. Harganya berapa terserah saja. Intinya kita harus membangun kemandirian,” kata Adi Sasono kepada hidayatullah.com  di Jakarta belum lama ini.

Adi Sasono menegaskan, Allah Ta’ala memberikan semua kepada kita untuk hidup cukup. Ada sumber pangan, sumber energi. Semua ada.

“Kita menjadi sakit kepala karena dolar naik karena dalam komsumsi kita ada komponen impor yang seharusnya tidak perlu. Kenapa kita harus makan yang komponen impor, kan gitu,” terangnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, kata Adi, kita bisa melawan ketergantungan pada asing dengan membangun keswadayaan nasional. Kedua, kita harus membangun kemandirian.

Jangan sampai, lanjut Adi, untuk makan sehari-hari saja harus impor. Padahal sejak zaman Majapahit dulu kita nggak pernah impor. Bahkan, terangnya, kita bisa mandiri bahkan kita membangun armada dahsyat waktu itu dan jadi penguasa di Asia Tenggara. Begitu pula di masa kerajaan Sriwijaya pada abad ketujuh.

“Setelah merdeka, banyak orang pintar, kok malah bergantung impor. Dan kalau mata uang asing gonjang-gonjing kita ikut terkena. Jadi harusnya dasar ekonomi kita meningkatkan ekonomi domestik yang membuat posisi perdagangan internasional hanya ujungnya saja,” ujarnya.

Dia menegaskan jangan kehidupan kita tergantung atau terpengaruh sekali oleh barang-barang impor. Itu artinya kita harus membangun sumber daya manusia kita.

“Kita harus membangun SDM yang mampu dan ternyata anak-anak kita pinter-pinter. Dengan pokok-pokok itu kita bisa mengurai ketergantungan kita pada mata uang asing,” katanya.

Dia menambahkan, fluktuasi nilai dolar atau mata uang asing itu akan selalu terjadi berulang. Menurutnya, kita tidak usah terlalu risau dengan masalah ini yang penting kita melakukan tindakan agar kebutuhan sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan, kita harus mampu sendiri. Artinya, dalam suatu unit kreatif kecil, kita bisa hidup dan bahkan bisa memakrokannya.

“Seperti Hidayatullah (Kampus Gunung Tembak) yang awalnya gersang bisa dibikin hijau. Ada danau buatan. Itu tidak dibantu oleh Amerika, kan. Hidayatullah bisa membuktikan masyarakat kita itu masyarakat yang perkasa, bukan masyarakat yang bergantung pada pihak luar,’ selorohnya.

Bincang-bincang lebih jauh Hidayatullah.com dengan Adi Sasono ini dapat juga diikuti pembaca melalui tayanyan video di kanal Hidayatullah TV.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adi Sasonoasingimpor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Janin Menolong Ibunya
Tulisan selanjutnya Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban yang Disunnahkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?