Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tak Ditanggapi, KPAI Walk Out dalam Pembahasan RPM Game Online

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Desember 2015 06:51 6:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Desember 2015 06:51
Bagikan
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Bagikan

Hidayatullah.com–Pembahasan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Game Online diwarnai dengan aksi walk out dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Aksi ini menyusul tidak ditanggapinya usulan KPAI untuk menghilangkan sejumlah pasal di dalam RPM yang berisi tentang klasifikasi usia pengguna Game online. Pembahasan ini sendiri berlangsung di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta pada Selasa (02/12/2015).

Ketua Divisi Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi KPAI Maria Advianti mengungkapkan ada beberapa hal yang ditolak KPAI terkait rancangan ini. Selain kualifikasi usia, KPAI menolak rating Game diselenggarakan oleh pihak developer atau swasta.

“Ketua KPAI sejak awal konsens thd RPM ini semata u kepentingan perlindungan anak,” ungkap Maria dalam rilisnya kepada hidayatullah.com.

Lembaga negara independen ini juga mendesak dimasukkannya UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak ke dalam butir konsideran RPM. Sejauh ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak mencantumkan UU Perlindungan Anak di bagian mengingat dan seterusnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Alasan KPAI sangat mendasar yakni perspektif perlindungan anak. Kita melihat RPM ini sangat jauh dari semangat untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif Game online,” kata Maria Advianti kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (2/12).

Alasan ketiga penolakan KPAI terhadap RPM adalah terkait rating Game online yang saat ini belum jelas. Menurutnya, jika mengacu pada developer di luar negeri, rating Game dibuat sendiri oleh mereka.

“KPAI menolak jika rating Game ditentukan oleh developer karena tentunya akan mengabaikan aspek-aspek perlindungan anak,” katanya.

Maria Advianti mencurigai pembahasan RPM ini hanya akan menguntungkan pihak developer Game yang sejak awal ngotot mengabaikan perlindungan anak. Hal itu dapat dilihat dari segi konten Game yang permisif dengan adanya rokok, minuman keras, narkoba, kekerasan dan penyimpangan seksual, horor dan sebagainya.

“Kita melihat sejumlah developer bersikeras dengan adanya RPM ini. Bisa jadi, dengan adanya RPM ini, developer Game memiliki payung hukum untuk memproduksi Game yang bertentangan dengan prinsip perlindungan anak,” katanya.

Lebih lanjut, Maria Advianti menyayangkan sikap Kementerian yang saat ini dipimpin Rudi Antara. Menurutnya, di tengah upaya keras Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Pemberatan Hukuman Kejahatan Seksual, Kementerian Komunikasi dan Informatika malah mengeluarkan rancangan yang tidak pro perlindungan anak.

“Ini sangat ironis, seharusnya Menteri Rudi Antara melihat betapa Presiden Jokowi sangat prihatin dengan maraknya kekerasan dan kejahatan seksual anak. Pembantu Presiden seharusnya memiliki visi yang sejalan dengan atasannya, bukan malah sebaliknya,” katanya sambil tersenyum.

Ditambahkannya, kalau pemerintah tidak bisa berkontribusi mencegah Games yang membahayakan anak, jangan membuka dan melegalkan Games yang merusak generasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:game onlineKomisi Perlindungan Anak IndonesiakpaiRancangan Peraturan MenteriRPMwalk out
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fitnah! Erdogan Kembali Bantah Tuduhan Rusia Soal Minyak ISIS
Tulisan selanjutnya Delapan Bekal untuk Para Pemimpin; Mutiara Nasihat Al-Ahnaf bin Qais

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?