Hidayatullah.com – Disparitas kesenjangan yang sangat lebar masih menjadi indikasi lemahnya perekonomian. Bahkan, kekayaan Indonesia dinilai hanya dinikmati oleh 2% dari jumlah rakyatnya. Untuk itu, membumikan ekonomi syariah menjadi suatu yang penting karena dirasa lebih adil.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf pada acara Grand Launching Buku Kumpulan Khotbah Bisnis dan Keuangan Syariah serta Pengukuhan Lembaga Mikro Keuangan Syariah (LMKS) dan Produk Pusyar di Hotel Shangri-La, Surabaya, Selasa, (22/12/2015).
“Karena kata kunci dari ekonomi syariah itu adalah keadilan. Maka tidak ada artinya ekonomi syariah jika hanya wacana, harus kita bumikan,” ungkapnya.
Karenanya Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf mengapresiasi langkah OJK yang menerbitkan Buku Kumpulan Khotbah Bisnis dan Keuangan Syariah serta mengukuhkan LKMS karena dianggap sebagai cara yang konkrit dalam membumikan ekonomi syariah.
“Saya rasa ini kongkrit dan nyata. Sekarang kita dorong ulama untuk juga memikirkan ekonomi,” ujarnya.
Gus Ipul berharap, dengan cara ini masyarakat bisa lebih memahami apa itu ekonomi syariah, sehingga kedepan sistem keuangan yang dipilih dan digunakan adalah sistem ekonomi syariah.
Selain peluncuran buku, pada acara itu juga sekaligus meresmikan LKM Syariah pertama di Jawa Timur dan juga peresmian produk Pembiayaan Usaha Syariah (Pusyar) yang diprakasai oleh Wali Kota Mojokerto, H. Mas’ud Yunus.*