Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Harus Setarakan Pesantren dengan Institusi Pendidikan Lain

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2016 08:49 8:49 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Oktober 2016 08:30
Bagikan
Suasana kegiatan belajar mengajar di Pondok Modern Gontor Darussalam, Ponorogo.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kesetaraan program mengharuskan adanya keberpihakan kebijakan dan program penguatan pesantren yang dilakukan negara.

Sementara kesetaraan anggaran menjamin ketersediaan pembiayaan yang maksimal.

Hal itu disampaikan Kemenag melalui siaran pers diterima hidayatullah.com di Jakarta pada Hari Santri, Sabtu (22/10/2016) .

Kemenag mengaku, dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan sejumlah kebijakan penguatan kesetaraan kepada pondok pesantren. Baik pada aspek regulasi, program, maupun anggaran.

Menurut Kemenag, kesetaraan regulasi memberikan payung hukum dan legalitas formalitas atas layanan, tanpa mengurangi substansi atau kualitas pesantren.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No 71 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan Ma’had Aly menjadi salah satu contohnya.

“Melalui kebijakan ini, peran Ma’had Aly sebagai wadah mencetak kader-kader ahli di bidang ilmu agama (mutafaqqih fiddin), diharapkan akan semakin optimal,” jelas Kemenag disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas Setjen, Mastuki.

Dengan demikian, tradisi keilmuan pesantren yang sudah berlangsung berabad-abad terus terlembagakan, sekaligus mampu  merespon gejala sosial. [Baca juga: Hari Santri, Kemenag Berkomitmen Lebih Perhatikan Pesantren]

Keadilan Dunia Pendidikan

 

Kata Mastuki, dengan program penguatan oleh pemerintah, benar-benar diperlakukan secara adil antara institusi pesantren dengan institusi pendidikan lainnya.

Untuk memperluas akses pendidikan para santri misalnya, Kemenag telah membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

Ia menyebut, tidak kurang dari 5.000 santri telah menikmati kuliah di berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia dalam berbagai program studi.

Tidak sedikit dari mereka yang menjadi dokter, insinyur, dosen, dan profesi lainnya.

Banyak juga, kata Mastuki, di antara mereka yang berhasil meraih akses untuk belajar di berbagai perguruan tinggi ternama di dunia. Seperti, di Jerman, Korea, Jepang, Timur Tengah, dan lainnya. [Baca juga: Buka Pospenas, Presiden: Semangat Jihad adalah Kekuatan Bangsa]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hari SantriKementerian Agamakesetaraan pendidikanlembaga pendidikanMa`had AlyNegarapendidikan islamPondok Pesantrensantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Udara Terjadi Pasca Gencatan Senjata, Aleppo Minim Bantuan
Tulisan selanjutnya Irena Center: Polri akan Proses Hukum Ahok sebelum Pilkada 2017

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?