Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penghinaan terhadap Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi: Sabar!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 April 2017 16:55 4:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 April 2017 15:00
Bagikan
Gubernur Dr KH TGH Muhammad Zainul Majdi usai shalat Subuh di Pesantren Hidayatullah, Mataram, NTB Jumat (19/08/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus penghinaan terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat. Diketahui, Zainul Majdi mendapat perlakuan tidak mengenakkan dalam perjalanannya dari Singapura menuju Indonesia.

Meski demikian, tokoh organisasi Islam terbesar di NTB, Nahdlatul Wathan, ini meminta masyarakat Indonesia termasuk umat Islam untuk tetap bersabar, tidak memprovokasi, tidak terprovokasi, serta tetap menjaga ketenangan.

Dalam pesan singkatnya diterima redaksi hidayatullah.com, Jumat (14/04/2017), Zainul meminta umat Islam untuk memupuk kesabaran.

“Jangan (terpancing. Red)! Tetap tenang dan sabar,” ujar Zainul kepada kontributor media ini di NTB, sebelumnya, Kamis (13/04/2017).

Baca: Ulama Harus Lindungi Generasi Muda dari Segala Bentuk Teror

Berdasarkan informasi dihimpun media ini, kejadian yang menyinggung rasis itu terjadi saat Zainul bersama istrinya tengah mengantre di tempat check-in Batik Air di Bandara Internasional Changi, Singapura, Ahad (09/04/2017).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lalu, menurut pengakuannya, ada rombongan kecil mengklaim mengantre sebelumnya lantas marah-marah kepada Zainul dan istri. Keduanya pun mengalah lalu berpindah antrean tapi terus diumpat-umpat.

Zainul menegaskan bahwa ia dan istri lebih dahulu mengantre dibanding rombongan kecil tadi.

“Kami antre, saya keluar antrean ke salah satu petugas untuk tanya info penerbangan, istri tetap di jalur antrean. Mereka (rombongan kecil. Red) datang belakangan. Saya balik gabung istri, mereka ngamuk. Mereka pikir itu bukan istri saya awalnya. Malu mungkin lalu mengumpat-umpat. Kami mengalah pindah antrean masih terus diumpat. Saya adukan ke polisi setiba di Jakarta,” demikian penjelasan yang dibenarkan oleh Zainul saat dikonfirmasi hidayatullah.com.

Baca: Umat Islam Babel Menolak Penghinaan Terhadap Ulama

Seorang di antara rombongan kecil itu adalah mahasiswa yang beralamat di Jakarta Barat, SHS. Pria beretnis keturunan ini melakukan penghinaan kepada Zainul dengan istilah yang bermakna kotor dan rasis.

Zainul mengakui, ia kemudian memutuskan mengadukan kejadian itu ke kepolisian setelah mengetahui arti kata “tiko” yang diumpatkan SHS kepada Zainul. “Rupanya mereka punya sebutan yang sangat merendahkan pribumi,” diakuinya.

Berdasarkan penelusuran, kata “tiko” dikenal merupakan akronim yang memiliki beberapa makna penghinaan atau merendahkan.

Baca: GP Ansor Kalsel Siap Ambil Tindakan atas ‘Penghinaan’ Ahok terhadap KH Ma’ruf Amin

Saat pengaduan di kantor kepolisian Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banteng, Zainul mengakui jika kelompok kecil tadi masih mengintimidasi petugas.

Bagaimana intimidasinya? Teriak-teriak di dalam kantor sampai kemudian diusir keluar oleh seorang petugas, demikian diakuinya.

Apakah SHS dan rombongannya tidak mengenal Zainul Gubernur NTB? “Setelah tahu pun tak berkurang arogansinya. Saya membayangkan bagaimana mengenaskannya saudara-saudara kita yang kebetulan bekerja pada mereka,” demikian penjelasan yang diakui Zainul.

SHS dikabarkan telah menyampaikan permintaan maafnya secara tertulis dan disiarkan di media massa nasional baru-baru ini. Zainul pun telah memaafkannya. Ia meminta persoalan ini tidak diperpanjang.* ZK, SKR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bandara Changi Singapurachinaetnis tionghoaGubernur NTBGubernur NTB dihinanon pribumipenghinaan Gubernur NTBpenghinaan TGB Zainul MajdiPenghinaan UlamapribumirasismeSteven Hadisurya Sulistyo.TGB Zainul Majditokoh Nahdlatul Wathan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kiat-kiat Mengenali Berita Palsu atau Hoax versi Facebook
Tulisan selanjutnya Minta Maaf, SHS Akui Hina Gubernur NTB dapat Memecah Belah NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Berita
12 Juli 2026 17:17
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?