Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Diharapkan Minta ASEAN Keluarkan Myanmar dan Mengembargonya

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2017 10:49 10:49 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Agustus 2017 10:49
Bagikan
Warga etnis Rohingya di pengungsian Kuala Langsa, Aceh (2015).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Indonesia perlu menempuh langkah diplomatik yang tegas atas pemerintah Myanmar, dalam upaya mengatasi tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya. Langkah dimasuk dermasuk dengan upaya untuk mengeluarkan Myanmar dari ASEAN dan embargo atas negara ini.

Sebab, mengatasi krisis kemanusiaan tersebut dinilai tak cukup hanya dengan pernyataan keprihatinan.

Bahkan, menurut Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, yang paling dibutuhkan saat ini oleh etnis Rohingya bukan bantuan logistik dan kesehatan.

“Tapi, tekanan politik dari dunia terhadap pemerintah Myanmar yang sedang melakukan pembantaian,” ujar Dahnil  kepada hidayatullah.com di Jakarta, Rabu (30/08/2017), melalui pernyataan tertulisnya.

Baca: Dahnil: Tragedi di Myanmar Bukan Konflik, tapi Pembantaian Etnis Rohingya

Dalam hal itu, peran pemerintah Indonesia dirasa perlu untuk mendorong tekanan politik dunia atas pemerintah Myanmar. Termasuk lewat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“PBB seharusnya menekan Myanmar secara politik, menghukum mereka, karena terang melakukan kejahatan kemanusiaan secara brutal, dan seolah dunia melegalkan pembantaian tersebut,” ungkap Dahnil.

Dahnil pun berharap, pemerintah Indonesia bisa memimpin menyampaikan sikap tegas dan terang dalam bentuk tekanan politik luar negeri, dengan menghimpun negara-negara yang peduli dengan tragedi kemanusiaan di Myanmar.

“Agaknya perlu pemerintah Indonesia untuk tegas misalnya melakukan peringatan diplomasi yang keras,” ujarnya.

“Misalnya dengan menarik Dubes RI dari Myanmar, dan meminta Dubes Myanmar di Indonesia untuk meninggalkan Indonesia,” imbuhnya.

Baca: Myanmar Menolak Penyelidikan PBB terkait Kejahatan pada Etnis Rohingya

Bahkan pada taraf berikutnya, Indonesia diharapkan meminta sidang khusus ASEAN agar mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN dan menghimpun negara-negara yang menjunjung tinggi HAM untuk melakukan embargo atas Myanmar.

Tekanan diplomasi politik seperti ini agaknya belum dilakukan oleh dunia, termasuk oleh Indonesia. “Saya menyarankan Pemerintah Indonesia menginisiasi upaya ini,” ujarnya.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pemerintah Indonesia mengecam serangan termasuk atas fasilitas penampungan pengungsi di Maungtaw Rakhine, Myanmar, pada 25 Agustus lalu. Serangan ini mengharuskan ratusan orang mengungsi dan menyebabkan putaran kekerasan baru.

Indonesia juga menyesalkan telah jatuhnya korban, baik korban jiwa maupun luka-luka. Pemerintah Myanmar diminta segera mengambil langkah-langkah untuk segera memulihkan keamanan dan memberikan perlindungan kemanusiaan secara inklusif.

Baca: Atasi “Genosida” Rohingya, Sekjen PAHAM Desak Indonesia Berperan Aktif

“Indonesia juga mendorong semua pihak segera menghentikan aksi kekerasan, berkontribusi terhadap pemulihan keamanan, serta menghormati hak asasi manusia masyarakat di Rakhine State termasuk masyarakat Muslim,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia yang diterima hidayatullah.com, Selasa (29/08/2017).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASEANDahnil Anzar Simanjuntakembargo Myanmaretnis Rohingyagenosida Rohingyahubungan biletaral Indonesia - Myanmarjunta militer MyanmarKetua Umum PP Pemuda Muhammadiyahkrisis kemanusiaanmisi kemanusiaan RohingyamyanmarPBBperdamaian duniaReligion for Peacetragedi kemanusiaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HRW Miliki Data Pembakaran Pemukiman Muslim Rohingya oleh Militer Myanmar
Tulisan selanjutnya Minim Pemirsa, Sky Berhenti Tayangkan Fox News di Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?