Hidayatullah.com– Santri MTS dan SMK Luqman Al-Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Samarinda, Kalimantan Timur, menonton bareng (nobar) film G30S/PKI, Sabtu (23/09/2017).
Bertempat di Masjid Al Iman kompleks pesantren, acara ini dihadiri seluruh santri MTs dan SMK, serta guru dan pengasuh.
Film G30S/PKI dinilai oleh Malik, Kepala SMK Luqman Al-Hakim, sebagai sarana pendidikan sejarah.
Meski ia menilai bahwa film ini tidak memasukkan semua unsur kekejaman PKI.
“Agar para santri paham sejarah. Bahwa pernah ada pemberontakan yang dilakukan PKI,” ujar Malik.
“Kami jadi tahu kekejaman PKI. Ngeri” ujar Abdul, salah satu santri SMK.
“Jadi makin semangat menempa diri,” ujar Qodir, santri kelas 3 MTs ini.
Baca: Dukung Nobar Film G30S/PKI, Ketua MPR: Indonesia Menolak Paham Anti-Tuhan
Sebagaimana diketahui, sejak tahun 1984 sampai Oktober 1998, film tersebut wajib tayang tiap pukul 10.00 pagi pada tanggal 30 September.*