Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amnesty Kasih Jokowi Rapor Merah: Karena Wiranto dan Perppu Ormas

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2017 13:04 1:04 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Oktober 2017 13:00
Bagikan
Presiden Jokowi dan Menko Polhukam Wiranto.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diberi rapor merah oleh Amnesty International Indonesia terkait penyelesaian kasus Hak Asasi Manusia (HAM).

Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyebut, di antara penilaian itu, karena diangkatnya Wiranto menjadi menteri dalam kabinet kerja serta dikeluarkannya Perppu No 2 Tahun 2107 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Menurutnya, dengan pengangkatan Wiranto menjadi Menko Polhukam membuat kelompok HAM semakin skeptis dengan agenda akuntabilitas terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu.

“Wiranto diduga bertanggung jawab terhadap pelanggaran HAM berat yang terjadi di seputar referendum 1999 di Timor-Timur saat itu,” ujar Usman dalam diskusi ‘Evaluasi Kinerja HAM 3 Tahun Pemerintahan Jokowi’ di Kantor Amnesty International Indonesia HDI Hive Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Baca: Amnesty International: Rapor Jokowi Merah, Banyak Pelanggaran HAM

Selain itu, sambung Usman, permasalahan hak atas kebebasan berekspresi, berkeyakinan, dan beragama bertambah parah saat pemerintahan Jokowi menerbitkan Perppu Ormas yang dinilai memperberat limitasi dan pengekangan terhadap kebebasan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Masalah baru yang muncul dari Perppu Ormas ini tidak hanya mempermudah pemerintah untuk membubarkan suatu organisasi massa tanpa proses pengadilan, tetapi juga menyediakan pemidanaan kepada anggota ormas yang dianggap bertentangan dengan ideologi Pancasila, melakukan kegiatan separatisme, atau melakukan penodaan agama,” ungkapnya.

Ia menyatakan, Perppu Ormas bukan langkah yang tepat untuk melawan kampanye tindak kekerasan, permusuhan, atau diskriminasi. Malah merupakan pelanggaran terhadap kewajiban HAM di Indonesia.

Baca: Elektabilitas Rendah, Politisi Golkar Sarankan Jokowi Lakukan Reshuffle

Hal lain yang menjadi catatan buruk Jokowi soal HAM, papar Usman, banyaknya kasus pelanggaran yang dilakukan oleh aparat keamanan baik TNI maupun Polri.

Seperti menyangkut kasus-kasus pembunuhan di luar hukum, penyiksaan, perlakuan kejam, penggunaan kekuatan yang berlebihan, termasuk beberapa kasus penangkapan hingga tewasnya para aktivis Papua.

Diketahui sebelumnya Jokowi maupun Wiranto telah membantah bahwa pemberlakuan Perppu Ormas bersifat represif dan sebagai bentuk pengekangan kebebasan berserikat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:3 Tahun Jokowi-JKAmnesty International IndonesiaDirektur Amnesty International IndonesiaHak Asasi ManusiaHAMJKJoko Widodo-Jusuf KallaJokowikasus HAMkebebasan berekspresiMenko PolhukamNawacitaormasPelanggaran HAMpemerintahan Jokowi-JKPerppu OrmasPresiden Joko WidodoUsman HamidWiranto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Parlemen Zionis Walk Out Usai Pembicara Kuwait Kecam Pidatonya
Tulisan selanjutnya Kiai NU Hadiri Pengajian UBN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?