Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Keteladanan Natsir yang Patut Dicontoh Politisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 April 2018 15:03 3:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 April 2018 15:03
Bagikan
Mantan Sekretaris Mohammad Natsir, Lukman Hakiem, di Gedung DDII, Jakarta, Selasa (10/04/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan Sekretaris Mohammad Natsir, Lukman Hakiem, menilai sosok Natsir sudah melampaui seorang politisi, melainkan seorang negarawan.

Natsir, kata dia, sudah tidak memikirkan kepentingan pribadi lagi. Yang dipikirkannya adalah kepentingan masyarakat dan umat.

Contohnya, tutur Lukman, ketika hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) tidak memasukkan Irian Barat ke wilayah Indonesia, Natsir tidak mau. Dibujuk Soekarno masuk kabinet pun, ia tidak mau. Karena baginya, Irian Barat itu wilyah yang penting.

Baca: Dibandingkan Natsir, Sejarawan Akui Banyak Politisi Sekarang Miskin Gagasan

“Padahal tawarannya jadi menteri loh, tapi Pak Natsir memilih berdiri di luar, membantu dari luar. Jadi bukan kepentingan pribadi,” ujarnya kepada hidayatullah.com usai seminar Mosi Integral Natsir di Aula Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta, Rabu (11/04/2018).

Selain tidak memikirkan kepentingan pribadi, kata Lukman, Natsir adalah seorang yang punya visi jauh ke depan. Itu dibuktikannya dengan merumuskan mosi integral yang bisa diterima semua kalangan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Anggota DPR: Para Politisi Harus Mencontoh Mohammad Natsir

“Bayangkan seorang Presiden Indonesia Timur sampai mau berhenti untuk bergabung ke RI. Kalau bukan Natsir yang bujuk, belum tentu bisa,” ucapnya.

Bacaan Natsir juga luas, kata Lukman. Natsir adalah seorang pembaca dan penulis. Sehingga gagasannya banyak.

“Kebanyakan politisi sekarang itu tiba saat tiba akal. Ketika ditanya langsung jawab. Spontan-spontan dan enggak mendalam,” kritik mantan anggota DPR ini.

Baca: Politisi Islam, Belajarlah pada Kesederhanaan Natsir

Kemudian, yang patut dicontoh dari Natsir, kata Lukman adalah sifat kesederhanaannya.

Pernah Lukman melihat Natsir di gedung DDII mengenakan baju koko putih yang ada noda tintanya.

“Tapi beliau enggak merasa martabatnya jatuh dan kita enggak kurang hormat,” pungkasnya.* Andi

Baca: Sejarawan UI: Pemimpin Seperti M Natsir Makin Langka

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggota DPRddiiIrian Baratkesederhanaan pejabatKetua Fraksi Partai MasyumiKMBKonferensi Meja BundarLukman HakiemM NatsirmasyumiMosi Integral NatsirpolitisisejarahSekretaris Mohammad NatsirSoekarnoteladan M Natsir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TKW Disekap 18 Tahun oleh Majikannya di London Pulang
Tulisan selanjutnya 5 Maskapai Penerbangan Internasional Ajukan Izin ke Saudi untuk Penerbangan ke Tel Aviv

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?