Hidayatullah.com– Terik matahari siang itu tak membuat ratusan warga beranjak. Mereka duduk dengan tenang, menunggu peresmian hunian sementara (huntara) oleh Bupati Sigi. Bapak-bapak, Ibu-ibu, dan anak-anak memenuhi lapangan yang telah dipayungi terpal.
Acara peresmian huntara ditandai dengan prosesi gunting pita oleh Bupati Sigi, Muhammad Irwan Lapata bersama Pimpinan Ar-Rahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), Jumat (02/10/2018).
Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan kunci rumah kepada warga sebagai simbolis.
Dalam sambutannya, Bupati Sigi, Muhammad Irwan, menyampaikan terima kasih kepada pihak AQL Peduli dan Berkah Bersama atas pembangunan huntara di Desa Mpadu, Kecamatan Biromaru, Sigi, Sulawesi Tengah.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada AQL, karena AQL sudah membantu pemerintah Sigi dalam pemulihan infrastruktur,” ungkap Irwan.
Irwan pun mengajak masyarakat agar menyadari bahwa bencana yang terjadi merupakan rencana Allah Subhanahu Wata’ala.
“Ini kehendak Allah. Kita harus bersyukur karena masih bisa hidup. Masih bisa mengabdi kepada-Nya,” katanya.
Begitupun dengan UBN, dirinya mengajak masyarakat agar mengingat dan takut kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
“Kita jadikan musibah ini untuk kembali kepada Allah. Bagi yang belum shalat, mari tingkatkan shalat lima waktunya. Bagi pria untuk melakukan shalat berjamaah di masjid,” serunya.
AQL Peduli bersama Berkah Berjamaah (yang keduanya adalah lembaga di bawah AQL Islamic Center) rencananya akan membangun Huntara sebanyak 500 unit yang akan diisi oleh 500 Kepala Keluarga (KK).
Bukan hanya itu, di kompleks Berkah Berjamaah juga dibangun masjid, klinik, madrasah, aula, WC umum, dan dapur umum.* (Hilman/INA)