Hidayatullah.com- Meskipun al-Irsyad tidak melakukan sidang isbat sendiri. Namun sebagai perwakilan salah satu ormas Islam yang ikut dalam sidang isbat pemerintah, al-Irsyad berupaya untuk memberikan masukan-masukan kepada pemerintah.
Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat Perhimpunan al-Irsyad Jawa Timur, Basuni Iskandar usai acara majelis mudzakarah di Aula Buya Hamka Lantai 1 Masjid Agung al-Azhar Jakarta, baru-baru ini.
“Kita sebagai rakyat alangkah bijaknya mengikuti ulil amri (pemerintah.red) yang telah berupaya mengumpulkan masukan-masukan dari orang-orang yang berkompeten di bidangnya,” ujar Basuni.
Sebagaimana, lanjut Basuni, orang-orang berkompeten tersebut dinilai sebagai intepretasi dari perwakilan ormas-ormas Islam yang ada di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah dan lain sebagainya.
“Misalnya, al-Irsyad sendiri selama ini memberi masukan. Saat hadir dalam sidang isbat, itu tidak hanya sekadar hadir secara fisik. Namun membawa surat keputusan,” ujar Basuni.
Surat keputusan tersebut, menurut Basuni merupakan salah satu bentuk sikap dari al-Irsyad. Meskipun pada akhirnya keputusan al-Irsyad juga mengikuti pemerintah.
“Itu yang paling selamat buat muslimin dalam bermuamalah dengan umat,” pungkas Basuni*