Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Vatikan Umumkan Ritual Tematik Baru Khusus Mendoakan Perubahan Iklim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juli 2025 20:24 8:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juli 2025 20:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah ritual keagamaan baru yang dipublikasikan Vatikan memungkinkan para pendeta Katolik untuk menggelar misa tematik berkaitan dengan kepedulian terhadap Bumi, sebagai upaya gereja dalam menanggapi isu perubahan iklim global.

Selama berabad-abad, pendeta Katolik diperbolehkan mengadakan kebaktian khusus untuk mendoakan negera mereka, bersyukur atas hasil panen yang melimpah atau memohon kepada Tuhan supaya bencana alam berakhir.

“Misa untuk pemeliharaan ciptaan” yang dipersiapkan oleh dua kantor di Vatikan, memungkinkan para pendeta berdoa supaya umat Katolik akan “dengan penuh kasih sayang” memelihara ciptaan dan “belajar hidup dalam harmoni dengan semua makhluk”.

“Misa ini … menyeru kita untuk menjadi pengurus setia atas apa yang telah dipercayakan Tuhan kepada kita – tidak hanya dalam menentukan pilihan di kehidupan sehari-hari dan kebijakan publik, tetapi juga dalam doa, ibadah, dan cara hidup kita di dunia,” kata Kardinal Michael Czerny, memperkenalkan ritus baru tersebut dalam konferensi pers di Vatikan pada hari Kamis (3/7/2025) seperti dilansir Reuters.

Pendeta Katolik bisa melakukan kebaktian dengan memilih salah satu ritus yang tercantum di dalam daftar, disesuaikan dengan kepentingan tertentu. Ritus baru ini, yang sudah mendapatkan persetujuan dari Paus Leo XIV, merupakan opsi nomor 50 yang ada di dalam daftar ritual keagamaan Vatikan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mendiang Paus Fransiskus merupakan pemimpin Katolik yang dikenal sangat peduli dengan makhluk dan ciptaan Tuhan. Dia merupakan paus Katolik pertama yang merengkuh konsensus ilmiah tentang perubahan iklim dan mendesak negara-negara di seluruh dunia untuk mengurangi emisi karbon mereka sebagaimana digariskan dalam Kesepakatan Paris 2015 tentang perubahan iklim global.

“Paus Leo jelas akan meneruskan perhatian pastoral dan sipil tersebut,” kata Rev. Bruce Morrill, seorang pendeta Jesuit dan pakar liturgi Katolik di Universitas Vanderbilt di Amerika Serikat, kepada Reuters.

“Misa tematik baru ini mengindikasikan perhatian Gereja terhadap ancaman serius perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia yang sekarang ini terlihat,” kata Morril.

Ritus baru itu diumumkan Vatikan dua hari setelah para uskup dari Asia, Afrika dan Amerika Latin menyeru kepada pemerintah di seluruh dunia untuk lebih memperhatikan masalah perubahan iklim. Seruan bersama seperti itu baru pertama kalinya dilakukan oleh rohaniwan Gereja Katolik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katolikPaus Leo XIVvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akankah Suriah Menormalisasi Hubungan dengan ‘Israel’?
Tulisan selanjutnya Tipu Konsumen dengan Tawaran Diskon Prancis Denda Shein 40 Juta Euro

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?