Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tausiyah Amien Rais di Surabaya

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 November 2018 15:06 3:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 November 2018 15:06
Bagikan
Amien Rais saat mengisi Dialog Kebangsaan Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Unismuh Makassar
Bagikan

Hidayatullah.com– Tokoh Muhammadiyah Amien Rais menyampaikan tausiyahnya dalam acara Milad Muhammadiyah 106 di Islamic Centre Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/11/2018).

Dalam penyampaiannya, tokoh Reformasi itu mengatakan bahwa ada lima hal utama yang harus dijaga.

Pertama, agama. Agama adalah kebutuhan utama manusia.

“Sesuai pesan Hadits kita berdoa agar Allah menguatkan agama kita, sebab agama adalah panduan yang akan menyelamatkan dan memuliakan hidup kita. Tidak ada kebutuhan paling utama yang harus menjadi milik kita yang harus kita jaga selain agama,” pesannya dalam rangkuman tausiyahnya diterima redaksi, Rabu (21/11/2018).

Kedua, harus menjaga manusia karena manusia adalah makhluk pilihan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ketiga, menjaga akal. Jelas Amien, harga manusia ditentukan akalnya.

“Karena itu Muhammadiyah menyelenggarakan pendidikan untuk mencerdaskan umat,” ujarnya.

Keempat, menjaga jiwa.

Dan kelima, menjaga kekayaan. “Termasuk kekayaan negeri ini,” imbuhnya.

Ia mengatakan, kelima hal ini tidak mungkin bisa dijaga bila tidak ada payung negara sebagai pemeliharanya.

“Muhammadiyah harus menyadari kekuasaan sebagai alat untuk menjaga kelima ketentuan syari tersebut. Kita tidak boleh netral dalam menentukan arah politik, terutama dalam menetapkan pemimpin.

Al-Quran sendiri menegaskan umat Islam tidak boleh dipimpin oleh orang yang tidak memiliki komitmen Islam.

Sebab Islamlah yang memiliki sistem nilai sempurna dan lengkap dalam rangka menyelamatkan kelima kewajiban syari tersebut,” ungkap Amien.

Ia mengatakan, “Kita harus menyiapkan pemimpin yang memenuhi syarat sebagai khalifah yang menegakkan keadilan. Keadilan politik, sosial, ekonomi, pendidikan, dan keadilan lainnya.

Keadilan sosial adalah salah satu prinsip Islam yang menjadi salah satu sila Pancasila. Semua kita harus peduli terhadap terpilihnya pimpinan negara melalui pilpres yang akan datang.”

Ia mengatakan, bangsa ini sekarang tidak memiliki kedaulatan ekonomi.

“17 mega proyek reklamasi itu adalah proyek siluman yang dalangi pengusaha aseng dalam rangka merampas ledaulatan negara. Kedua, megaproyek Meikarta. Ini adalah proyek dalam rangka merampas kedaulatan bangsa ini yang dilakukan oleh kekuatan dajjal aseng dan asing.

Kita bisa jadi kuli atau kacung di negeri sendiri. Ingat, 70% tanah di DKI ini sdh dikuasai aseng dan asing,” ungkapnya.

Ia mengaku menyampaikan hal ini wujud komitmennya sebagai anak bangsa yang selama ini telah mendapatkan kemuliaan dari Allah Subhanahu Wata’la baik sebagai Ketua Umum Muhammadiyah, Ketua MPR, maupun sebutan sebagai bapak Reformasi atau kemuliaan lainnya.

“Ini saya sampaikan sebagai rasa syukur. Tetapi, ingat kita masih harus terus meningkatkan semangat dan jihad dalam rangka memperjuangkan negara dan bangsa ini, khususnya umat Islam.

Mari kita semua mengamalkan puasa dan shalat malam, banyak bersedekah dan mengokohkan silaturahim agar Allah menganugerahkan kekuatan bagi umat Islam, memilih kepemimpinan sosial sesuai Islam di tahun 2019 ini.

Kita telah diingatkan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah:120 agar waspada dengan gerakan Yahudi dan Nasrani yang menggunakan berbagai cara untuk menghancurkan umat Islam.

Jangan sampai kita kalah di pilpres yang akan datang. Bila kalah kita akan dikuasai oleh kolompok manusia ateis, sekuler, liberal yang kejam terhadap umat Islam,” ungkapnya.

Menurutnya, Pilpres 2019 adalah momentum paling menentukan bagi bangsa ini yang harus diperjuangkan habis-habisan, dengan Bismillah dan tawakkal kepada Allah.

“Semoga Allah mengabulkan doa dan perjuangan kita. Amin,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amien RaisMuhammadiyahpemimpinPilpres 2019politikSurabayaTokoh Reformasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Begija Smajic, Perempuan Berjilbab Pertama Menangkan Kursi Parlemen Bosnia
Tulisan selanjutnya Dai Papua Kecopetan di Kapal Tak Halangi Silaturahim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?