Hidayatullah.com– Dua tokoh pemimpin negeri jiran Malaysia, Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim, menyampaikan ucapan duka atas kepergian Presiden Ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie, Rabu (11/09/2019).
Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad turut berbelasungkawa atas berpulangnya BJ Habibie, yang dinilainya sebagai sebuah kehilangan besar.
“Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Takziah kepada seluruh warga Indonesia atas pulangnya ke rahmatullah Bapak BJ Habibie. Sesungguhnya kepergiannya satu kehilangan besar. Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas Rohnya. Al Fatihah,” ujar Mahathir lewat akun twitter, Rabu (11/09/2019).
Baca: Habibie Wafat, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional
Ucapan duka dari Tun Mahathir itu menuai simpati dari warga Malaysia maupun warga Indonesia. Mereka merespons positif kicauan Mahathir.
Pantauan hidayatullah.com, Rabu sampai pukul 23.22 WIB, tercatat sebanyak 2 ribu lebih likes dan seribu lebih retweets dari pernyataan Mahathir itu.
“Terima kasih Pak Mahathir @chedetofficial, semoga persaudaraan Malaysia dan Indonesia selamanya kuat,” ujar pemilik akun @nasutio3624 menandai akun Mahathir.
Baca: Tatapan Pertama & Terakhir Ustadz Abdul Somad dengan Habibie
Ucapan senada diutarakan oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia Dr Wan Azizah Ismail.
“Belasungkawa atas kepergian Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) mantan Presiden Republik Indonesia yang telah kembali menghadap Khalik-Nya sebentar tadi,” ujarnya lewat akun twitter @drwanazizah.
Sedangkan Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim yang juga suami dari Dr Wan Azizah Ismail mengatakan bahwa ia sempat bicara dengan Ilham Habibie menanyakan kabar Habibie serta mendoakannya.
Anwar Ibrahim menilai Habibie sebagai keluarganya. “Inna Lillahi wa inna ilayhi raji’un, Menerima khabar duka dari Indonesia, sahabat karib saya yang juga mantan Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia hari ini,” ujarnya melalui akun Facebook-nya, Rabu.
Baca: AIPI: Habibie Ilmuwan & Negarawan yang Ikhlas Membangun Bangsa
“BJ Habibie seorang individu yang saya anggap sebagai keluarga dan sangat prihatin tentang derita yang saya lalui semasa saya selesai operasi, bebas dari penjara dimana almarhum dan almarhumah Ibu Ainun yang menjaga saya,” tambahnya.
Anwar Ibrahim menilai Habibie merupakan sosok sederhana yang pintar dan panjang bicara, namun tidak sebagai seorang politisi biasa.
“BJ Habibie ini bicara dari keyakinan serta dari hati nurani. Perkara ini saya lihat sebagai sesuatu yang unik dari seorang tokoh dan pemimpin besar yang pastinya akan dirindui serta dikenang semua pihak,” ungkapnya.
Baca: PP Muhammadiyah: Habibie Telah Memadukan Iman-Takwa dan Iptek
Mewakili PKR, Anwar Ibrahim menyampaikan salam takziah buat keluarga Habibie.
“Semoga rohnya ditempatkan bersama dalam kalangan mereka yang beriman dan beramal soleh.Al-Fatihah,” ungkapnya.
Selain Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla juga menyampaikan dukacita atas wafatnya Habibie.
“Kita telah kehilangan putra terbaik bangsa, semoga almarhum mendapat tempat yang mulia di sisi Allah,” ujar Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu.
Wapres JK sempat menjenguk wapres ke-7 RI itu di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Selasa (10/09/2019) atau sehari sebelum kepergian Habibie ke Rahmatullah.* (SKR/ANT)