Hidayatullah.com– Di awal tahun 2020 ini, Yayasan Daarul Qur’an Nusantara meresmikan berdirinya Insitut Darul Quran (IDaQu) yang pembangunannya sudah dikerjakan sejak April 2019 lalu.
Peresmian tersebut dihadiri di antaranya, Pimpinan sekaligus Pendiri Yayasan Daarul Qur’an Nusantara Yusuf Mansur, Menteri Agama Fachrul Razi, Duta Besar Arab Saudi Syeikh Essam bin Abed al Thaqafi, dan Wali Kota Tangerang Arief Rachdiono Wismansyah.
Dalam sambutannya, Yusuf Mansur mengatakan bahwa IDaQu berdiri tidak lain karena amanah dari Allah. “Allah mengamanahkan al-Qur’an untuk manusia, karena langit, bumi dan gunung tidak mampu , Institut Daarul Quran ini amanah yang besar,” kata Yusuf Mansur yang sebelumnya membacakan Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 73 di lokasi peresmian Institut Daarul Quran, Jalan Cipondoh Makmur, Tangerang, Banten (05/03/2020).
Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi berharap IDaQu mampu melahirkan pemimpin di masa akan datang yang memiliki akhlaq baik dan sesuai dengan nilai-nilai al-Qur’an.
“Saya optimis yang nanti kuliah di Institut Daarul Quran akan mempunyai mentalitas baik, jiwa dan perilaku sesuai al-Qur’an,” kata Menag Fachrul Razi.
Fachrul Razi juga berpesan, institut ini tidak hanya berprestasi di tingkat nasional namun juga bisa berprestasi dan berkontribusi dalam skala internasional.
“Walau baru lahir semoga institut ini bisa berinovasi dalam segala bidang,” katanya.
Sedangkan, Rektor Institut Daarul Quran Anwar Sani mengatakan bahwa apapun latar belakang pendidikan harus berlandaskan al-Qur’an pun demikian nantinya dengan lulusan dari IDaQu.
“Apapun profesinya , seperti entrepreneur, direksi, pekerja akan lebih indah jika di dalam hatinya ada al-Qur’an, di IDaqu ini yang utama adalah belajar Quran,” katanya.
Institut Daarul Quran saat ini mempunyai enam jurusan. Yakni Ilmu Al-Qur’an, tafsir, ilmu hadis, pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, bimbingan dan konseling pendidikan Islam, hukum manajemen syariah, dan manajemen bisnis syariah.*