Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah Minta China Kedepankan Kemanusiaan, Bukan Kekerasan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Desember 2018 20:36 8:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Desember 2018 20:36
Bagikan
Konferensi pers usai pertemuan Dubes China, Xiao Qian (tiga dari kiri), dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Usai ditemui dan mendengarkan keterangan Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, tentang situasi dan kondisi Muslim Uighur di Xinjiang, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah China lewat Dubesnya.

Dengan tetap menghormati politik dalam negeri dan kedaulatan yang diakui PBB, Haedar meminta China menjadikan Provinsi Xinjiang sebagai tempat yang terbuka untuk diketahui dan dikunjungi masyarakat internasional.

Baca: Dubes China Temui PP Muhammadiyah Bahas Uighur

“Dengan keterbukaan itu, maka akan diketahui juga apa yang terjadi secara sesungguhnya,” terangnya dalam konferensi pers di lantai satu Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta pada Jumat (28/12/2018).

Haedar juga meminta China —sebagai salah satu negara besar yang mempunyai kekuatan ekonomi dan diplomasi yang luas, menjadi pelopor untuk paradigma internasional yang melihat persoalan seperti Uighur dengan pendekatan yang komprehensif.

“Mengedepankan perdamaian, non-kekerasan, dan terciptanya nilai-nilai kemanusiaan secara bersama,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: IMM Demo Kedubes China: Lawan Pelanggaran HAM Uighur

Paradigma baru ini, lanjutnya, akan menjadi era baru juga buat dunia internasional.

“Kami juga punya pengalaman di Aceh dan Papua dimana hal seperti ini dilakukan dengan pendekatan damai, komprehensif, dan kompromistik,” tuturnya.

Haedar juga menyarankan China agar terus berdialog dengan berbagai komponen serta memperluas dan meningkatkan hubungan dengan dunia Islam. Agar menjadi bentuk paradigma baru hubungan antar negara besar dengan dunia Islam yang lebih mengedepankan pendekatan kesejahteraan, perdamaian, dan hidup dalam kebersamaan.

“Dengan semangat Asia Afrika tentu kita bisa membangun peran-peran ini ke depan,” ucapnya optimistis.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaDubes Chinahaedar NashirMuhammadiyahMuslim Uighurpenindasan uighurPP MuhammadiyahuighurXiao Qianxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Solidaritas Ormas Islam Surabaya Tuntut China Setop Penindasan Uighur
Tulisan selanjutnya Klaim Dubes China Terkait Penindasan Uighur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?