Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Persis Tak Permasalahkan Standardisasi Dai, Selama Tak Dipolitisasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 September 2021 06:51 6:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2021 15:10
Bagikan
Dr Jeje Zainuddin
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), KH Jeje Zainuddin mengaku tak permasalahkan program Standardisasi Dai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal itu selama program tersebut tak dipolitisasi dan digunakan untuk tujuan politik praktis.

“Bisa menjadi hal yang negatif apabila standardisasi dai ini dipolitisasi untuk kepentingan politik jangka pendek. Umpamanya ada isu terdapat dai-dai yang kritis terhadap pemerintah atau kebijakan, kemudian dijadikan objek atau sasaran standardisasi. Itu bisa jadi pintu masuk yang tidak baik bagi dakwah,” ungkapnya kepada Hidayatullah.com.

Meski demikian, Jeje sendiri menekankan pentingnya standardisasi dai itu sendiri, terutama terkait pembekalan soal wawasan. Menurutnya, setiap dai yang akan terjun atau yang sudah berkecimpung di dunia dakwah ditengah masyarakat memerlukan kompetensi dasar yang terukur.

Hal itu terutama dalam pemahaman terhadap realitas sosial di mana Indonesia adalah negara majemuk dalam paham keagamaan baik di internal maupun ekternal umat Islam. Dia juga menekankan pentingnya penguasaan akan ilmu syar’iyyah terutama tauhid dan akidah serta wawasan akan perkembangan ideologi dan pemikiran di Indonesia.

“Jadi memang standardisasi dai dibutuhkan. Sebab bila tidak ada standardisasi, bisa jadi orang yang berkecimpung di dunia dakwah hanya bermodal kepiawaian berkomunikasi ditambah kemampuan memanfaatkan teknologi dan informasi, tapi tak dibekali dengan wawasan-wawasan dakwah yang komprehensif,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam konteks tersebut, waketum PP Persis itu setuju akan pentingnya standardisasi dai tersebut. Dia bahkan mengungkap bahwa beberapa dai Persis pun telah mengikuti program yang diselenggarakan oleh Komisi Dakwah MUI tersebut.

“Substansi dan materi yang dikembangkan cukup positif dan baik. Justru membuka wawasan dan kesadaran pentingnya dakwah itu dibawa dalam bingkai kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Sehingga energi umat melalui dakwah ini menuju arah yang lebih baik secara lahir dan batin.”

Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar program Standardisasi Dai MUI dengan tema “Paradigma perkhidmatan MUI” pada Senin (27/09/2021). Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Dr. KH. Ahmad Zubaidi, M.A, mengungkapkan bahwa standardisasi Dai dilakukan dalam rangka melahirkan dai yang berkompetensi dan berkualitas dalam menjalankan amanah dakwah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jeje ZainuddinPersisstandardisasi dai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjid jogokariyan Menolak Lupa, Masjid Jogokariyan Gelar Nobar Film G30S PKI
Tulisan selanjutnya bid’ah menurut ahlussunah wal jamaah Persoalan Bid’ah dan Ahlul Bid’ah dalam Perspektif Ahlusunnah Wal Jama’ah (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?