Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Santri Penghafal Qur’an Ahlus Shuffah Selamatkan Penyu yang Kena Pancing di Pantai

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 30 Desember 2021 21:13 9:13 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Desember 2021 21:13
Bagikan
Sejumlah santri Ma'had Tahfidz Ahlus Shuffah, Gunung Binjai, Balikpapan, berupaya melepaskan mata pancing yang tertancap di tubuh seekor penyu di Pantai Ambalat, Kelurahan Amborawang Laut, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (29/12/2021).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah santri penghafal Al-Qur’an dari Pondok Pesantren Salafiyyah Tahfidzul Qur’an Ahlus Shuffah, Gunung Binjai, Balikpapan, Kalimantan Timur, menyelamatkan seekor penyu yang terkena pancing.

Aksi penyelamatan satwa yang dilindungi itu dilakukan para santri hafizh tersebut di Pantai Ambalat, Kelurahan Amborawang Laut, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, daerah yang berbatasan dengan Balikpapan.

Kepala Sekolah Ahlus Shuffah, Abdul Basith Muttaqin, kepada hidayatullah.com menjelaskan aksi penyelamatan itu dilakukan saat para santri melakukan kegiatan Mukhayyam Tarbawi 2021 (berkemah) di Pantai Ambalat yang berlangsung pada Selasa-Kamis (28-30/12/2021).

Penyelamatan penyu tersebut dilakukan pada Rabu (29/12/2021) siang sekitar jam 11-an. Saat itu, sejumlah penghafal Qur’an sedang berenang di laut sekitar 100-150 meter dari bibir pantai. Tiba-tiba, mereka mendapati seekor penyu yang sedang kena pancing.

“Beberapa santri lagi berenang, terus lihat pancing yang dipasang berderet di sekitar pantai, pancing naik turun kayak ada ikannya. Diperiksa, ternyata si penyu (kena pancing). Kasihan, akhirnya diselamatkan,” tuturnya kepada hidayatullah.com, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Usai melepaskan penyu itu dari jeratan, santri membawanya ke daratan dalam kondisi mata pancing masih menyangkut pada badan penyu. “Beberapa kali diusahakan melepas mata pancingan tapi gak berhasil, jadi (penyu itu) diamankan dulu di kamar mandi,” ujarnya.

Kemudian, pihak Ahlus Suffah menghubungi pihak Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur di Balikpapan untuk menyerahkan hewan tersebut.

“(Kami) telepon BKSD tanyakan terkait itu, langsung meluncur dia, karena (penyu) masuk satwa langka yang dilindungi,” ujar Basith.

Sejumlah dua orang dari SKW III BKSDA Kaltim pun datang ke Pantai Ambalat dan menerima hewan tersebut dari pihak Ahlus Shuffah.

Pihak SKW III BKSDA Kaltim mengapresiasi langkah para santri Ahlus Suffah yang menyelamatkan penyu tersebut. “Mereka (SKW III  BKSDA Kaltim) mengapresiasi atas kepekaan santri memanggil mereka dan melaporkan (penyu tersebut),” kata Basith.

Pihak SKW III  BKSDA Kaltim pun menjelaskan bahwa sudah menjadi tugas mereka untuk menjaga dan melestarikan satwa langka.

Basith mengapresiasi para santrinya yang telah berinisiatif menyelamatkan penyu tersebut dari ancaman kepunahan.

“Sebagai orang beriman sudah menjadi hal yang wajib untuk menjaga, peduli lingkungan dan melestarikan apa yang ada di alam ini, terlebih bagi penghafal Al-Qur’an, termasuk menyelamatkan penyu,” ujar Basith yang juga alumnus Ahlus Shuffah (2012) dan STIBA Arrayah Sukabumi (2018).

Petugas dari SKW III BKSDA Kaltim (pegang penyu) bersama santri Ma’had Tahfidz Ahlus Shuffah, Gunung Binjai, yang menyelamatkan hewan langka itu di Pantai Ambalat, Kelurahan Amborawang Laut, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (29/12/2021).*  [Foto: Istimewa/hidayatullah.com]
Sebagai informasi, selain berwisata, para santri penghafal Qur’an itu datang ke Pantai Ambalat juga untuk melakukan sejumlah kegiatan lain seperti bakti sosial bersih-bersih pantai dan memakmurkan mushalla setempat. “(Juga) penyerahan sumbangan mushaf dari tahfidz untuk mushalla Pantai Ambalat yang diterima Bapak Syamsudin,” ujar Basith, putra kelahiran Balikpapan ini.

“Program Ko Kurikulum rutin tahunan Tahfidz Ahlus Shuffah yaitu kegiatan Mukhayyam Tarbawi 2021 (berkemah) yang di dalamnya meliputi kegiatan kepanduan (Pramuka), outbond, baksos, dan tadabbur alam,” tambahnya.

Diketahui, Ma’had Tahfidz Ahlus Suffah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan Ummulqura.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BalikpapanBKSDAKonservasi AlamKukarpenghafal Quransantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pengungsi rohingya Pemerintah Intruksikan TNI AL Tarik Kapal Pengungsi Rohingya di Laut Aceh
Tulisan selanjutnya Permendag no 20 MUI Gelar Muhasabah dan Istighotsah Kubra Jelang Pergantian Tahun 2022

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?