Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Buku Misykat MIUMI Upaya Bendung Liberalisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Mei 2012 22:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Buku Misykat (Sebuah Refleksi tentang Islam, Westernisasi dan Liberalisasi) karya Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Hamid Fahmy Zarkasyi sebagai upaya membendung paham bertentangan ajaran Islam, seperti liberalisme.

“Kami beryukur pada Allah SWT karena terhindar dari konser Lady Gagal, sebuah ritual yang tidak sesuai akidah Islam,” kata Sekjen MIUMI Ustaz Bachtiar Nasir, pada peluncuran Buku Misykat karya Ketua MIUMI Hamid Fahmy Zarkasyi di Jakarta, Ahad, dikutip Antara.

Dalam keterangan tertulisnya, Senin, Bachtiar Nasir mengajak umat Islam untuk terus bersatu melawan kemungkaran dan menjadikan kasus batalnya konser Lady Gaga sebagai pelajaran berharga bahwa umat mampu mengusir penjajahan budaya dan bentuk-bentuk lainnya.

Sementara itu, Hamid Fahmy Zarkasyi yang karib dipanggil Gus Hamid, putra salah satu pendiri pesantren Gontor Jatim itu menyebutkan bahwa protes terhadap rencana konser tersebut bukan hanya dilakukan oleh FPI, tetapi juga hampir semua ormas Islam.

“Banyak yang mengira hanya FPI yang menolak Lady Gaga, padahal ada ormas Islam yang lain, seperti MIUMI pun menolak, begitu juga Kementerian agama,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Gus Hamid, saat ini masyarakat khususnya umat Islam sedang dihadapkan pada sebuah realitas yang memprihatinkan, di mana umat seperti sedang digiring bersikap relatif atau sulit membedakan mana benar dan salah.

“Ada gelombang liberalisasi dan kesetaraan dalam segala hal. Kasus Lady Gaga, contohnya, merupakan satu yang membawa kevulgaran di Indonesia, negeri berpenduduk Islam besar di dunia,” katanya.

Gelombang liberalisme dan Islam sedang bertarung dalam ranah filsafat. Wacana filosofis yang dihadirkan para penganut liberal, kemudian turun menjadi praktik-praktik kehidupan. 

“Jika pemikiran ini terus ditekankan kepada umat, maka akan semakin merusak tatanan moral maupun agama di Indonesia,” kata Gus Hamid.

Menurut Gus Hamid, Buku Misykat itu merupakan sumbangan pemikirannya yang menegaskan bahwa identitas bangsa harus dipertahankan, tantangan dari luar harus dihadapi dan diselesaikan secara intelektual.

“Ini untuk mempertahankan kultur Indonesia dan menyelamatkan dari kekuatan asing yang ingin memarginalkan bukan hanya budaya, melainkan agama. Menghadapi tantangan pemikiran dari negeri luar, harus dihadapi dengan pemikiran dan kebudayaan juga. Kultur di dalam bangsa Indonesia yang di dalamnya agama agama harus dipertahankan,” demikian Hamid Fahmy Zarkasyi.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:liberalismeold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pipres Mesir, dari Mimpi Nabi hingga Mimpi Mursy
Tulisan selanjutnya Mursy dan Shafiq Resmi “Bertarung” dalam Pilpres Putaran 2

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?