Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jakarta Raih Indeks Demokrasi Tertinggi se-Indonesia, Anies Puji Warganya

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 31 Juli 2019 21:10 9:10 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 31 Juli 2019 21:10
Bagikan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Reuni 212 di Monas, Jakarta, Ahad (02/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Provinsi DKI Jakarta meraih Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2018 tertinggi di Indonesia dengan nilai 85,08 poin. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), nilai IDI 2018 DKI Jakarta naik 0,35 poin dibandingkan nilai yang diraih 2017, yakni 84,73 poin.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, perbaikan indeks tersebut didorong oleh perbaikan pada dua dari tiga aspek demokrasi, yakni aspek kebebasan sipil dan lembaga demokrasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pengukuran yang obyektif seperti ini sangat dihargai oleh pihaknya. Dengan menjunjung tinggi obyektifitas, maka indeks demokrasi ini bisa dimanfaatkan untuk setiap daerah mereview kekuatan dan kekurangan.

“Untuk akhirnya sama-sama memperkuat institusi demokrasi. Indeks ini bukan soal award, indeks ini adalah semacam cermin untuk kita terus-menerus membangun kematangan dalam demokrasi,” ujarnya di Jakarta (30/07/2019) lewat akun Instagram resminya pantauan hidayatullah.com, Rabu (31/07/2019).

Baca: Anies Luncurkan Aplikasi Pendataan Keluarga Terpadu “Carik Jakarta”

Anies berharap raihan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan Indeks Demokrasi Indonesia tertinggi itu memberikan pengaruh ke daerah lainnya se-Indonesia. Anies pun memuji warganya atas raihan tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Angka pencapaian ini menunjukkan bahwa warga Jakarta semakin matang dalam berdemokrasi. Kita berharap semangat berdemokrasi yang baik dapat terasa dampaknya ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, menurut BPS, aspek kebebasan sipil di DKI Jakarta naik 7,36 poin menjadi 95,09 pada 2018. Adapun aspek lembaga demokrasi naik 0,7 poin menjadi 87,82.

Sementara itu, menurut BPS, aspek hak-hak politik justru turun 5,43 poin dari 80,86 pada 2017 menjadi 75,43 pada 2018.

Baca: Senator DKI: Anies Semakin Berprestasi, Semakin Dicaci

Selain DKI Jakarta, empat provinsi lain juga memiliki indeks di atas 80 atau kategori baik. Bali meraih nilai 82,37 dan Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan nilai 82,32.

Sedangkan Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan nilai 81,07 dan DI Yogyakarta 80,82.

Pada IDI 2018, Bali dan NTT adalah provinsi baru yang masuk dalam kategori baik. Pada 2017, indeks demokrasi di Bali dan NTT masih berada di kategori sedang dengan nilai 78,80 untuk Bali dan NTT 75,51.

Menurut BPS, kenaikan indeks demokrasi Bali ditopang perbaikan signifikan pada aspek lembaga demokrasi sebesar 12,7 poin menjadi 89,55 pada 2018. Begitupun dengan aspek hak-hak politik yang naik 1,28 poin menjadi 68,08. Namun, aspek kebebasan sipil justru turun tipis 0,79 poin.

Baca: 492 Tahun Jakarta, Anies Mau Wujudkan Kota yang Maju, Bahagia Warganya

Jika membandingkan tren perubahan indeks dari seluruh provinsi di Indonesia, Daerah Istimewa Aceh menjadi provinsi dengan perbaikan paling besar karena berhasil meningkat 9,04 poin menjadi 79,97 poin pada 2018.

“Dari perubahan IDI antarprovinsi selama 2017 dan 2018, ada 20 provinsi yang IDI-nya membaik di mana peningkatan tertinggi ada di Aceh,” ujar Suhariyanto kutip Katadata.co.id. Setelah Aceh, NTT dan Sulawesi Tenggara adalah provinsi dengan peningkatan tertinggi dibandingkan indeks tahun sebelumnya.

Sementara, menurut BPS, dibandingkan empat provinsi dengan IDI tertinggi itu, NTT adalah provinsi dengan tren terbaik. Perbaikan indeks demokrasi di provinsi tersebut paling tinggi, yakni 6,81 poin. NTT mencatat perbaikan pada ketiga aspek demokrasi. Pada 2018, aspek kebebasan sipil di NTT meningkat 17,31 poin jadi 94,00 poin. Aspek hak-hak politik juga naik 2,1 poin jadi 71,85 sedangkan aspek lembaga demokrasi naik 4,89 jadi 84,28.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanBPSdemokrasiDKI JakartaGubernur DKI JakartaIndeks Demokrasi Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komunitas Mangrove Muhammadiyah Menggelar Ekspedisi Destana Tsunami
Tulisan selanjutnya Setengah Warga AS Percaya Donald Trump Seorang yang Rasis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?