Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

“Imad Aqel” Film Pertama Produksi Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2009 14:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para penonton di Jalur Gaza bertepuk tangan dan bersorak gembira ketika sang aktor tampil dalam film yang penuh kenangan itu. “Imad Aqel” yang Sabtu (1/8) merupakan pemutaran perdananya, adalah film bergenre feature pertama yang diproduksi oleh Hamas.

Judul film diambil dari nama seorang pejuang Palestina yang dianggap Israel bertanggung jawab atas kematian 13 orang tentara dan para pemukim Israel.

Laki-laki dan perempuan memenuhi gedung teater menyaksikan apa yang disebut oleh para pejabat Hamas sebagai “Sinema Perlawanan”, merujuk  pada perjuangan yang digambarkan dalam film yaitu melawan penjajahan Israel.

“Imad Aqel” dibuat dalam sebuah tempat yang dulunya merupakan pemukiman Yahudi, di Ganei Tal, Jalur Gaza.

Film itu menggambarkan pembentukan Hamas di tahun 1980-an, serangan Aqel terhadap militer Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza, dan penandatanganan perjanjian perdamaian Oslo antara Israel dan Palestine Liberation Organisation (PLO) di tahun 1993.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pembuatan film itu memakan biaya sebesar USD 120.000, ditulis oleh Mahmoud al-Zahar, seorang pemimpin senior Hamas. Hamas sendiri dianggap sebagai sebuah kelompok teroris dan disingkirkan karena penolakannya untuk berhenti melakukan serangan, mengakui Israel, dan menerima perjanjian damai yang ada.

Aqel terbunuh saat berusia 22 tahun oleh tentara Israel yang mengepung tempat persembunyiannya di Gaza tahun 1993.

Empat aktor dalam film itu, yang pembuatannya memakan waktu berbulan-bulan, akhirnya terbunuh saat terjadi serangan 22 hari yang dilancarkan Israel terhadap Gaza di akhir Desember tahun lalu, yang dianggap sebagai pembalasan atas serangan roket oleh pejuang-pejuang Palestina.

Majed Jandeya, sutradara film –yang mendapat pelatihan di Jerman, mengatakan bahwa ia berharap bisa menayangkan film itu di Festival Film Cannes di Prancis.

Film itu merupakan usaha terbaru dari Hamas dalam bidang media massa. Sekarang ini Hamas telah memiliki kanal TV satelit sendiri, sebuah stasiun radio, dan beberapa surat kabar. [di/plt/hidayatullah.com]

Foto: Poster film “Imad Aqel” diambil dari bbc

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maluku Bangun Madrasah Aliyah Bertaraf Internasional
Tulisan selanjutnya Menyingkap Rahasia Penyembuhan Madu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow

Berita
2 Agustus 2026 10:27
Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi

Terbaru

  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?