Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Petani Gaza Tetap Produktif Walau Tidak Bisa Ekspor

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 3 Desember 2011 08:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para petani Palestina tetap bekerja di Jalur Gaza, meskipun Israel menerapkan larangan ekspor sehingga produktvitas menurun.

Israel melarang ekspor buah strawberi dan bunga berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah Belanda. Petani di Jalur Gaza tidak diperbolehkan mengakses pasar yang menguntungkan di Tepi Barat dan wilayah yang dikuasai Israel.

Zionis Israel telah meratakan banyak lahan pertanian milik petani Palestina, selama sepuluh tahun terakhir.

Namun, petani Palestina tetap bekerja menghasilkan strawberi, anyelir, tomat ceri  dan paprika untuk diekspor ke Eropa dalam jumlah terbatas, meskipun ongkos pengiriman mengurangi marjin keuntungan mereka.

Mahmud Ikhlayyil, ketua asosiasi strawberi dan anyelir di Gaza, mengatakan petani dulu menanam strawberi di lahan seluas 2.500 dunam sebelum Israel memblokade wilayah mereka. Namun, kini hanya 900 hingga 1.000 dunam lahan yang bisa mereka tanami.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Tahun ini petani tidak menanam kentang, setelah tahun 2010 tidak ada hasil kentang yang bisa mereka ekspor ke luar negeri.

“Petani (ketika itu) harus membayar biaya gudang hingga 1,5 shekel per kilo. Tapi pada akhirnya mereka harus menjualnya di pasar lokal dengan harga 1 shekel per kilo,” kata Ikhlayyil.

Tahun 2010 lahan pertanian yang dipakai untuk menanam kentang sekitar 2.500 dunam.

Pada tahun 2009, petani buah strawberi dan bunga menderita kerugian besar, karena Zionis Israel menunda izin ekspor mereka hingga 2 bulan lamanya.

Menurut Biro Pusat Statistik Palestina, nilai ekspor Jalur Gaza tahun 2005, sebelum blokade, mencapai USD 41 juta.

Angka itu terus menurun menjadi USD 30.000 tahun 2006, USD 20.000 tahun 2007 dan tidak ada nilai ekspor yang berarti pada tahun 2009. Demikian Maan (01/12/2011) melaporkan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengusaha Muslim Kembangkan Jejaring Sosial Islami
Tulisan selanjutnya JIC Bangun Hotel Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?