Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Donald Trump Ditembaki Saat Kampanye Enam Personel US Secret Service Diskors

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juli 2025 19:21 7:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2025 19:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– US Secret Service memberhentikan sementara enam personelnya terkait peristiwa penembakan di salah satu acara kampanye pilpres Donald Trump tahun lalu, di mana seorang pria bersenjata berusaha membunuh politisi Republik itu.

Matt Quinn, wakil direktur US Secret Service, mengatakan kepada CBS News – mitra media BBC di Amerika Serikat – bahwa dalam kejadian di Butler, Pennsylvania, itu ketika pelaku Matthew Crooks melepaskan tembakan bertubi-tubi ke arah Trump ada seorang hadirin tewas tertembak. Insiden itu merupakan “kegagalan operasional” bagi US Secret Service – yang bertugas melindungi kepala negara dan bekas presiden AS serta pejabat tinggi lain.

Salah satu peluru yang ditembakkan Crook menyerempet salah satu telinga Trump, yang kemudian dilarikan ke tempat aman. Pelaku langsung ditembak mati oleh petugas di lokasi kejadian. Tidak jelas kapan pemberhentian staf SS itu secara resmi dikeluarkan, sementara media di AS mengeluarkan laporan yang berbeda perihal apakah keputusan itu sudah dilaksanakan atau belum, lansir BBC Kamis (10/7/2025).

Berbicara kepada CBS, Quinn mengatakan para staf itu diberi hukuman mulai dari 10 hingga 42 hari cuti tanpa gaji atau tunjangan.Quinn, yang dilantik untuk menduduki jabatan tersebut pada bulan Mei tahun ini, menambahkan bahwa dia “memusatkan perhatiannya pada perbaikan akar penyebab masalah” di Butler itu supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.

Quinn mengatakan kepada CBS bahwa sejumlah perbaikan sudah dilakukan. Sekarang pesawat tanpa awak kelas militer dan pos komando bergerak dapat digunakan oleh para agen di lapangan.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Identitas personel SS yang dihukum itu belum diungkapkan ke publik.Peristiwa penembakan di Butler itu terjadi pada 13 Juli 2024. Dua warga yang menghadiri acara kampanye pilpres Donald Trump itu menjadi korban luka, sementara seorang pria bernama Corey Comperatore tewas terkena peluru nyasar.

Peristiwa itu memaksa Kimberly Cheatle mundur dari jabatannya sebagai direktur US Secret Service.

Setelah lolos dari maut di Butler, pada bulan September Trump dilarikan lagi ke tempat aman oleh agen-agen Secret Service setelah seorang pria bersenjata diciduk saat bersembunyi di semak-semak di pinggiran lapangan golf milik Trump di Florida. FBI mengatakan insiden itu merupakan upaya pembunuhan Trump oleh pelaku, yang langsung dijebloskan ke jeruji besi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpSecret Service
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya orang asing boleh punya properti di Jeddah dan Riyadh Arab Saudi Izinkan Orang Asing Punya Properti di Jeddah dan Riyadh
Tulisan selanjutnya Bintang K-pop Taeil Dihukum Penjara Kasus Pemerkosaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?