Hidayatullah.com–Ketika Majma’ Al Lughah Al Arabiyah Haifa melihat upaya penjajah Zionis untuk mematikan bahasa Arab dengan merubah dari bahasa aslinya dalam petunjuk lalu-lintas, mereka lakukan upaya untuk menghadapinya.
Prof. Musthafa Kabha salah satu anggota Al Majma’ menyampaikan bahwa, pihaknya telah membentuk panitia khusus yang disebut Lajnah Tasmiyat (Komite Penamaan) yang berupaya untuk mempengaruhi kebijakan resmi mengenai penamaan yang dilakukan negara dengan bekerja sama dengan penguasa lokal untuk menamai jalan dengan bahasa Arab, demikian lansir Al Jazeera (18/3/2012).
Pihaknya Al Majma juga sedang mengupayakan diberlakukannya peraturan untuk penduduk Arab di wilayah yang dicaplok Zionis pada tahun 1948 untuk menggunakan bahasa Arab sebelum Ibrani dan Inggris. Peraturan ini juga mewajibkan sangsi denda bagi mereka yang tidak menggunakan bahasa Arab.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pihak penjajah Zionis telah merubah nama-nama Arab wilayah pendudukan yang tidak sesuai dengan nama aslinya yang merupakan bagian dari proyek Yahudisasi wilayah pendudukan. Dan hal ini mengancam ekstistensi bahasa Arab yang merupakan identitas atas keberadaan bangsa Arab dan Muslim di wilayah pendudukan.