Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libya Nyatakan Sanggup Adili Senussi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2012 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Libya bersungguh-sungguh ingin mengadili mantan kepala intelijen rezim Muammar Qadhafi yang berhasil diangkap di Muritania, Abdullah Al Senussi, kata kementerian kehakiman Ahad (18/03/2012).

“Pengadilan kami sangat baik, bahkan istimewa, khususnya di Tripoli dan kami dalam menyidangkannya menurut standar internasional,” kata Ali Hmeida Ashur kepada AFP.

“Kami berharap para diplomat dan pejabat pemerintah meyakinkan semua pihak akan perlunya mengadili Senussi di Libya,” katanya, seraya menambahkan bahwa negaranya sedang membicarakan masalah ekstradisi Senussi ke Libya dengan Mauritania.

Hari Sabtu, jurubicara pemerintah Nasser Al Manaa mengatakan bahwa kejaksaan umum telah mengirimkan surat permintaan ekstradisi ke Mauritania melalui Interpol agar Senussi diserahkan ke Tripoli.

Pengadilan Kejahatan Internasional dan Prancis juga ingin mengadili Senussi, salah satu bekas orang kepercayaan Muammar Qadhafi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan Kejahatan Internasional di Den Haag ingin mengadili Senussi terkait dengan tindakannya dalam menghadapi demonstran anti Qadhafi tahun lalu.

Sementara Prancis telah mengadilinya secara in absentia dan menjatuhi hukuman penjara seumur hidup, atas keterlibatannya dalam insiden kecelakaan sebuah pesawat Prancis tahun 1989 yang menewaskan 170 orang. Pesawat UTA, yang ketika itu sedang terbang dari Brazzaville menuju Paris lewat N’Djamena ditembak bom pada 19 September 1989 di Nigeria.

Senussi dapat diadili di Libya atas kasus pembantaian di penjara Abu Salim pada 1996 yang menewaskan 1.000 penghuni penjara.

Amnesty International hari Sabtu mengatakan bahwa Senussi, yang masih di Mauritania, harus diadili di Mahkamah Kejahatan Internasional tanpa ada pengadilan di Libya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jernihkan Situasi, Al Ikhwan Bertemu Dubes Emirat
Tulisan selanjutnya “Jihad” Majma’ Al Lughah Lawan Penghapusan Bahasa Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?