Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

AS dan Israel siratkan Kemarahan ‘Persatuan’ Hamas-Fatah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 April 2014 18:12 6:12 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 April 2014 18:12
Bagikan
[File]
Bagikan

Hidayatullah.com–Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jennifer Psaki mengecam tindakan dua kubu Palestina, Hamas dan Fatah yang telah melakukan rekonsiliasi. Menurutnya tindakan tersebut sebagai ancaman “ekstrim” dan langkah seperti itu akan mempengaruhi bantuan Amerika pada Palestina.

“Momen ini sangat mengganggu dan kami tentu kecewa,” ujar Psaki dikutip charlotteobserver.com.

Sementara Radio publik Zionis dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) mengatakan PM Zionis Benyamin Netanyahu menyerukan sidang khusus Dewan Kabibet Kecil Zionis hari ini, Kamis (24/04/2014), untuk membahas dampak kesepakatan rekonsiliasi antara gerakan Hamas dan Fatah.

Netanyahu menuduh Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas telah memilih gerakan Hamas dan bukan perdamaian.

Netanyahu mengkritik kesepakatan rekonsiliasi dengan mengatakan, “Siapa yang memilih gerakan Hamas maka ia adalah gerakan teroris yang menyerukan penghapusan negara ‘Israel’ dan tidak ingin perdamaian.”

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Mereka perlu memutuskan… Apakah mereka ingin membubarkan diri mereka sendiri atau bersatu dengan Hamas? Kapan mereka ingin berdamai (dengan Israel), mereka harus memberitahu kami,” ujarnya dikutip AFP.

Dalam komunikasi melalui telepon dengan Menlu Amerika John Kerry, Netanyahu mengatakan, “Setiap kali Abbas lari dari mengambil keputusan-keputusan terkait dengan proses damai.”

Sebagai penolakan terhadap rekonsiliasi, entitas Zionis menyatakan pembatalan pertemuan perundingan yang dijadwalkan mala mini di kota al Quds.

Sementara itu Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas mengatakan, tidak ada pertentangan sama sekali antara rekonsiliasi dan perundingan. Terlebih Otoritas Palestina komitmen menegakan perdamaian yang adil, yang berdiri di atas asas solusi dua negara sesuai dengan keputusan-keputusan internasional.

Abbas menambahkan, langkah mengakhiri perpecahan yang didukung secara internasional dan di tingkat Arab akan memperkuat kemampuan perunding Palestina merealisasikan solusi dua negara.

Seperti diketahui, hari Rabu kemarin, diumumkan diakhirinya perpecahan Palestina setelah pertemuan dialog antara delegasi Hamas dan PLO, yang menghasilkan kesepakatan menyeluruh menuju pembentukan pemerintahan bersama dan kesepakatan pelaksanaan Pemilu sebelum akhir tahun ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QudsHAMASZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Malaysia Tidak Menolak Hudud, Kata PM Najib
Tulisan selanjutnya Antisipasi Tersasar, Jamaah Lansia Akan Diberi Gelang Pendeteksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?