Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kemampuan Hamas Meningkat, Analis Zionis minta Serangan Tak Diperluas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juli 2014 15:17 3:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juli 2014 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang analis dan penulis Zionis-Israel Aleior Levy mengatakan bahwa “Israel” tidak berkepentingan dengan eskalasi yang terjadi dan berusaha mengembalikan ketenangan.  Serangan pasukan yang dilakukan di Jalur Gaza adalah dalam kerangka “pertahanan,” demikian klaim Levy membela Israel.

Penulis di surat kabar Zionis Yedioth Ahronoth ini mengatakan, “Sebab utama yang mencegah militer penjajah Zionis untuk mengambil resiko dan melakukan persiapan untuk mengantisipasi terjadinya konfrontasi di masa mendatang, adalah semakin besarnya kemampuan militer Gerakan Hamas di Jalur Gaza sejak agresi yang dilancarkan Zionis pada Desember tahun 2012.

Dia menambahkan, sayap militer gerakan Hamas mengembangkan kemampuan militernya selama masa tenang pada dua sisi utama yang dikhawatirkan pihak “Israel”. Yaitu terowongan dan senjata roket jarak jauh.

“Membesarnya kemampuan militer Hamas fokus pada pembuatan roket secara mandiri, yang jangkauannya sampai ke daerah Ghous Dan, lebih jauh sedikit ke utara. Ini bertolak belakang dengan apa yang terjadi dalam agresi tahun 2012. Ditambah lagi saat ini gerakan Hamas memiliki puluhan bahkan ratusan roket tersebut,” demikian dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Kamis (10/07/2014).

Berkaitan dengan terowongan, Levy mengatakan, “Ada kemampuan canggih pada Hamas dalam penggalian terowongan dan sudah mengalami perkembangan sangat pesat dalam bidang ini,” ujarnya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dia menyimpulkan,  dengan kemampuan ini,  tidak diragukan bahwa Hamas memiliki kemampuan pertahanan yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Kerugian Besar

Sebelumnya, hari Rabu, TV2 milik Israel menyebutkan  kerugian besar di bidang ekonomi akan diderita Zionis-Israel akibat berlanjutnya serangan roket Al-Qassam, sayap militer Hamas di hari kedua berturut-turut dari Jalur Gaza.

TV Israel itu memperkirakan serangan roket itu akan menghantam bursa perdagangan Israel. Sebab sejumlah wilayah baru di Israel menjadi sasaran dan target serangan Brigade Al-Qassam di antaranya wilayah Dimona, dimana pusat nuklir Israel berada.

TV2 Israel juga menyebutkan, semua wilayah Israel saat menjadi terjangkau dan menjadi target roket-roket Al-Qassam. Israel juga mengakui bahwa Kubah Baja pertahanan ‘Israel’ gagal dalam menghadang serangan roket Palestina itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASpalestinaPalestina Diserangpejuang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangkau 117 KM, Israel Sock Melihat Kemampuan Roket Pejuang Hamas
Tulisan selanjutnya Mesir Buka Perbatasan Rafah untuk Terima Warga Palestina yang Terluka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?