Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Dikira Warga Palestina, Tentara Israel Tembak Mati Pemukim Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2015 19:55 7:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2015 20:20
Bagikan
Polisi perbatasan Israel berjaga-jaga di halte bus di pemukiman Yahudi, Armon Hanatsiv di Yerusalem Timur
Bagikan

Hidayatullah.com—Akibat salah kira, polisi Israel menembak mati seorang pemukim Yahudi, Rabu malam, demikian lapor media local dikutip Middle East Eye (MEE).

Polisi mengira, warga Yahudi yang ditembak sebagai salah satu penyerang di pusat kota Yerusalem.
Situs berita Israel, Ynet melaporkan bahwa polisi tersebut salah mengira (pria tersebut) seorang penyerang yang didorong secara nasionalistis,” menembak dan membunuhnya.

Juru bicara kepolisian, Micky Rosenfeld mengatakan pada MEE laporan awal menunjukkan kejadian tersebut merupakan kesalahan identifikasi, dan sedang diperiksa. Demikian penjelasannya, tanpa memberi rincian lebih lanjut.

Sementara itu, juru bicara kepolisian mengatakan kepada AFP bahwa seorang petugas sekuriti swasta tidak sengaja menembak dan akhirnya membunuh pria Israel setelah terjadi adu mulut.

Seorang penumpang turun dari bus, dan bertengkar dengan dua petugas bersenjata yang berusaha ingin masuk ke dalam bus tersebut.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Menurut petugas sekuriti, mereka meminta surat-surat identitas penumpang itu, namun ia kemudian berusaha merebut pistol salah satu dari mereka, yang menganggap ia seorang ‘teroris’ lalu menembaknya mati, kata polisi.

Penembakan yang dilakukan oleh kepolisian menyusul hari mematikan yang terjadi di wilayah Palestina yang terjajah, yang memperlihatkan setidaknya satu orang Palestina diduga sebagai penyerang ditembak mati, dan sekitar tujuh orang personel militer dan kepolisian mengalami cidera.

Sementara itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon menyeru untuk mengakhiri kekerasan saat ia bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina dukungan Israel Mahmud Abbas dalam upaya menenangkan situasi setelah tiga pekan kerusuhan yang mematikan.

Ban Ki-moon kemudian mengatakan kepada dewan keamanan PBB lewat video conference dari Amman bahwa ia tidak optimis terhadap adanya harapan untuk memadamkan pertumpahan darah.

Seperti diketahui, Ban K-moon melakukan kunjungan ke wilayah tersebut untuk memaksa Israel dan Palestina menarik diri dari peningkatan situasi yang berbahaya yang dikhawatirkan akan menyebabkan pemberontakan skala penuh di Palestina.

Ban tidak memberikan proposal publik untuk mengakhiri kerusuhan tersebut, namun ia menyarankan untuk melakukan negosiasi setelah lebih dari setahun usaha perdamaian membeku dan menimbulkan frustrasi dengan kependudukan Israel.

“Tantangan kami yang paling mendesak adalah menghentikan gelombang kekerasan saat ini dan menghindari hilangnya nyawa lebih lanjut,” kata Ban seusai bertemu dengan Abbas di Kota Ramallah, Tepi Barat.

54 Syahid

Sementara itu, sampai hari Jumat ini, jumlah syuhada dalam intifada Al-Quds sejak awal Oktober hingga hari ini terus bertambah. Tercatat 54 warga gugur syahid dari berbagai wilayah di Tepi Barat, Al-Quds dan Gaza.

Dari jumlah tersebut 12 diantaranya adalah anak-anak dibawah umur dan satu ibu-ibu dan satu tawanan meninggal akibat diabaikanya hak-hak kesehatan mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsIntifada Ke-3israelpalestinaSalah tembakyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua DPR sambut baik Perppu Kejahatan Seksual
Tulisan selanjutnya Nasehat dan Teladan Syeikh Amin Al Hajj, Sudan [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?