Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hak-hak Dasar Syeikh Raed Salah Tak Dipenuhi di Penjara ‘Israel’, Ungkap Pengacaranya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2021 22:17 10:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2021 09:00
Bagikan
Syeikh Raed Salah (Raid Shalah) menunjukkan senyumnya Syeikh Raed meski divonis selama 9 bulan oleh Zionis
Bagikan

Hidayatullah.com — Syeikh Raed Salah telah berada di sel penjara “Israel” sejak dia ditahan pada Agustus 2020 dan hak-hak dasarnya telah banyak dilanggar. Hal itu termasuk hak kunjungan keluarga, akses ke berita dan buku, dan sebagianya, ungkap pengacaranya dilansir oleh Middle East Monitor.

Omar Khamaisi, seorang pengacara yang bekerja untuk Pusat Hak Asasi Manusia Al Mezan di Nazareth, yang baru-baru ini mengunjungi Syeikh Salah dalam isolasi, mengatakan kliennya telah berulang kali dipindahkan di antara penjara-penjara Zionis “Israel”. Dia saat ini ditahan di penjara Raymond yang berjarak tiga setengah jam dari rumah keluarganya.

“Ada pembatasan komunikasi Syeikh Raed dengan dunia luar. Dia juga dilarang menonton stasiun berita dan surat kabar Arab,” kata Khamaisi.

“Hukum ‘Israel’ mengizinkan keluarga tahanan untuk menyerahkan satu atau dua buku kepada narapidana selama setiap kunjungan. Namun, hak Syekh dalam hal ini ditolak, karena ia dilarang memperoleh buku dari keluarganya dengan dalih tipis yang jauh dari logika dan kebenaran.”

Khamaisi juga mencatat bahwa kliennya hanya diperbolehkan keluar untuk berjalan-jalan selama beberapa menit di halaman penjara, yang benar-benar tertutup ke segala arah, bahkan dari atas, dengan tahanan tidak dapat melihat ke langit “tanpa melihat duri- penghalang kawat”.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Otoritas penjara secara teratur menggerebek sel Salah, meskipun dia berada di sel isolasi dan tidak dapat menghubungi salah satu tahanan di penjara.

Syeikh Raed Salah, kata pengacara, mengatakan bahwa beberapa penjaga penjara menargetkan dia karena siapa dia dan karena dia bertekad untuk membela haknya.

Salah ditahan oleh pasukan Zionis “Israel” pada Agustus 2017 dan didakwa melakukan hasutan menyusul kritiknya terhadap pemasangan detektor logam di kompleks Masjid Al-Aqsha Yerusalem.

Dia dijatuhi hukuman 28 bulan penjara oleh pengadilan Zionis “Israel:. Dia menjalani 11 bulan, setengahnya dihabiskan di sel isolasi sebelum dia dipindahkan ke tahanan rumah.

Setelah dua tahun di bawah tahanan rumah, pada Agustus 2020, Salah memulai hukuman penjara 17 bulan atas tuduhan penghasutan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dipenjaraisraelRaed Salah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezim Suriah Menaikkan Harga Roti dan Solar saat Krisis Semakin Parah
Tulisan selanjutnya DPR Minta Pemerintah Tertibkan Obat dan Alkes yang Kian Mahal Saat Pandemi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?