Hidayatullah.com–Setelah sebelas tahun lamanya menjadi tahanan perang Zionis Israel, hari Rabu (12/04/2017) kemarin seorang pahlawan Al-Qassam, Ahmad Muhammad Sya’ban (43 th) dibebaskan.
Sanak keluarga, para sahabat, dan juga penduduk Desa Jabaliya, Gaza berduyun-duyun menyambut kebebasannya di pintu gerbang Bet Hanun, demikian tulis Lansir laman resmi alqassam.ps, Kamis (13/04/2017).

Tidak ketinggalan kesatuan Brigadir Al-Qassam secara khusus mengerahkan iring-iringan mobil komando untuk mengarak serdadu terbaiknya itu.
Baca: Capaian Pejuang Izzuddin al-Qassam lawan Zionis-Israel yang Tak Dimuat Media Barat
Penjajah Zionis memenjarakan Ahmad pada 13 April 2006 silam. Pihaknya ditajatuhi hukuman 11 tahun masa kurungan dengan tuduhan bergabung dengan kelompok pejuang Al-Qassam dan berani melakukan perlawanan terhadap Zionis-Israel.
Seperti tahanan Palestina pada umumnya, selama 11 tahun masa kurungan, Ahmad Muhammad Sya’ban kerap mendapat perlakuan yang sangat menyakitkan.

Kendati demikian, Ia bersabar hingga tiba masa kebebasannya. Alih-alih kapok kemudian bersingut dari jalan perjuangan, setibanya di Gaza, tangan kanannya dengan sigap mengangkat tinggi-tinggi sepucuk senapan bersama Mujahidin Al-Qassam. Sebagai pernyataan yang tegas bahwa dirinya akan kembali berjuang menentang penjajahan sampai tetes darah penghabisan.*/MR Utama