Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Deretan Petinggi ‘Israel’ yang Mengundurkan Diri, Komandan hingga Menteri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 September 2024 17:24 5:24 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 September 2024 17:30
Bagikan
Pejabat Tinggi Tentara Israel Mengundurkan diri massal
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejumlah pejabat tinggi penjajah ‘Israel’ di berbagai posisi telah mengundurkan diri dari jabatan mereka sejak operasi Taufan Al-Aqsha pada 7 Oktober tahun lalu.

Daftar isi
  • Kepala Intelijen Polisi ‘Israel’
  • Peneliti Intelijen Militer ‘Israel’
  • Kepala Intelijen Militer ‘Israel’
  • Panglima Divisi Gaza
  • Komandan Angkatan Darat ‘Israel’
  • Komandan Unit
  • Shin Bet
  • Pejabat dan Menteri
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Tak hanya itu, beberapa pejabat lainnya juga telah mengumumkan niat mereka untuk mengundurkan diri, terbaru Kepala Divisi Intelijen Kepolisian Israel.

Kepala Intelijen Polisi ‘Israel’

Pada 4 September, media Israel melaporkan bahwa Deputi Ch. Dror Assaraf, yang memimpin divisi intelijen kepolisian, telah memberi tahu Komisaris Polisi yang baru diangkat, Daniel Levi, bahwa ia berencana mundur dari jabatannya.

Peneliti Intelijen Militer ‘Israel’

Selain itu, Brigadir Jenderal Amit Saar, yang memimpin Divisi Penelitian di Direktorat Intelijen Militer, juga mengundurkan diri. Menurut laporan, pengunduran diri ini bukan karena kegagalan dalam memprediksi serangan 7 Oktober oleh Hamas, melainkan karena alasan kesehatan.

Kepala Intelijen Militer ‘Israel’

Kepala Direktorat Intelijen Militer, Mayor Jenderal Aharon Haliva, mengundurkan diri setelah mengakui kegagalannya dalam memprediksi serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Serangan ini mengejutkan Israel dan memicu berbagai tanggapan dari pemerintah dan militer.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Panglima Divisi Gaza

Pengunduran diri lainnya datang dari Brigadir Jenderal Avi Rosenfeld, yang memimpin Divisi Gaza. Ia memutuskan untuk mundur setelah gagal melindungi pangkalan militer dan pemukiman Israel selama serangan tersebut.

Komandan Angkatan Darat ‘Israel’

Mayor Jenderal Tamir Yadai, yang merupakan komandan angkatan darat, juga mengumumkan pengunduran dirinya dengan alasan pribadi setelah menjabat selama tiga tahun.

Komandan Unit

Selain itu, Komandan Unit 8200, Brigadir Jenderal Yossi Shariel, berencana untuk mundur dalam beberapa minggu mendatang. Unit 8200 adalah unit intelijen yang markasnya diserang oleh Hizbullah pada akhir Agustus.

Shin Bet

Kepala Distrik Selatan badan keamanan Shin Bet juga mengundurkan diri, mengakui kegagalannya dalam mencegah serangan Hamas. Sementara Kepala Shin Bet, Ronen Bar, juga dilaporkan berencana untuk mundur setelah perang berakhir.

Pejabat dan Menteri

Tidak hanya di militer, pengunduran diri juga terjadi di kabinet ‘Israel’. Pada 6 Juni, Menteri Kabinet Perang ‘Israel’ Benny Gantz dan Gadi Eisenkot mengundurkan diri dari pemerintahan darurat yang dibentuk oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Gantz dan Eisenkot bergabung dengan pemerintahan ini setelah aksi perlawanan Palestina pecah, yang memicu pembentukan Kabinet Perang.

Pengunduran diri massal pejabat Zionis ini terjadi di tengah serangan ‘Israel’ yang terus berlanjut di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 40.800 orang, kebanyakan perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 94.200 orang sejak 7 Oktober tahun lalu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badai Al-AqsaHAMASisraelpalestinaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puji Indonesia, Paus Prihatin Banyak Orang Tak Mau Punya Anak, tapi Pelihara Anjing
Tulisan selanjutnya Dibakar Pacar Atlet Olimpiade Uganda Meninggal dengan Luka 80 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?