Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kolaborator Zionis di Gaza Dieksekusi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2012 15:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Enam orang tersangka kolaborator yang bekerja untuk Zionis Israel dieksekusi oleh beberapa pria bertopeng di sebuah perempatan jalan besar di Gaza City, hari Selasa lalu kata sejumlah saksi. Seorang reporter Associated Press (AP) melihat kumpulan orang mengelilingi lima dari mayat tersebut usai dieksekusi.

Mayat kolaborator keenam diikat lalu diarak keliling dibelakang sepeda motor. Orang-orang yang melihatnya berteriak, “Mata-mata! Mata-mata!”

Saat melewati sebuah rumah warga yang sedang berduka atas korban serangan udara Zionis, sejumlah orang bersenjata mengikuti arak-arakan itu sambil mengendarai motor.

Sejumlah orang dalam kerumunan meludahi mayat kelima orang yang diyakini bekerja sebagai mata-mata untuk Zionis Israel tersebut.

Dalam pengumuman yang ditempel dekat tiang listrik dekat lokasi kejadian, Brigade Izzuddin Al Qassam mengaku bertanggungjawab. Menurut sayap militer Hamas itu, keenam orang yang diekekusi tersebut memberikan informasi kepada Zionis Israel tentang para pejuang Palestina dan lokasi peluncuran roket mereka.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Eksekusi dilakukan pada Selasa siang (20/11/2012) atau hari ketujuh perang antara pejuang Palestina dengan Israel, yang kini sedang dalam masa gencatan senjata. Lokasi eksekusi berada di kawasan Syaikh Radwan, Gaza City.

Para saksi menceritakan, sebuah mobil van berhenti di perempatan jalan, lalu 4 orang pria bertopeng menyeret keluar enam orang tersangka kolaborator Zionis keluar dari kendaraan itu. Salim Mahmud (18) mengatakan, para pria bersenjata lalu menyuruh keenam orang tersebut tengkurap dengan wajah menghadap ke aspal, kemudian mengeksekusinya. Seorang saksi lainnya, Mukmin Al Ghazali (13) mengatakan bahwa mata-mata Israel itu ditembak satu persatu.

Mereka mengatakan, pada awalnya orang yang berkerumun tidak banyak, sebab sebagian besar warga Gaza sedang berlindung di rumah dari serangan udara Zionis Israel. Namun setelah eksekusi dilakukan, warga yang melihat semakin banyak hingga berjumlah ratusan orang.

Seorang pria terlihat meludahi mayat-mayat itu, seorang lainnya menendang kepala salah satunya, tulis AP (21/11/2012).

“Mereka seharusnya dibunuh dengan cara yang lebih brutal sehingga tidak ada orang lain yang berpikir untuk bekerja untuk penjajah [Israel],” kata seorang pemuda yang ikut menyaksikan bernama Ashraf Maher (24).

Di kalangan rakyat Palestina terdapat konsensus umum bahwa para informan yang bekerja untuk Zionis Israel harus dihukum berat. Eksekusi di tempat umum atas para pengkhianat yang bekerja untuk Zionis dilakukan di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejak akhir tahun 1980an.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASisraelold migratepalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jihad Harta untuk Gaza dan Palestina
Tulisan selanjutnya Hari Senin Makam Yassir Arafat akan Digali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?