Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

23 Tahun Menolak Islam, Akhirnya Meninggal Sebagai Muslim (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Desember 2014 21:18 9:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Desember 2014 21:18
Bagikan
Abdur Rahim Green.
Bagikan

JIKA ayahnya kemudian mengikuti jalan hidup anaknya masuk Islam, bagaimana jalan hidup Abdur Rahim Green sendiri? Ia lahir dengan nama Anthony Vatswaf Galvin Green pada 1962.

Vatswaf lahir di Dar es Salaam, Tanzania. Ayahnya seorang administrator kolonial di Kerajaan Inggris dan ibunya berasal dari Polandia. Ayahnya, Gavin Green, seorang yang tidak percaya adanya Tuhan, sementara ibunya penganut Katolik Roma taat. Anthony Vatswaf dibesarkan dalam iman Katolik Roma sejak usia muda.

Vatswaf mengikuti pendidikan di sekolah berasrama di biara Katolik Roma, St Martin Ampleforth, di Gilling Castle, dan kemudian Ampleforth College. Ketika berusia 11 tahun, ayahnya bertugas di Kairo, dan Vatswaf ikut bersama orang tuanya jika liburan sekolah.

Ia belajar sejarah di Universitas London, tapi tidak menyelesaikannya karena kekecewaan yang berkembang dengan apa yang dianggap sebagai ajaran Eurocentric dari sistem pendidikan Inggris.

Pada usia muda, Vatswaf mulai mempertanyakan keyakinan Katolik Roma, walaupun pada usia 19 tahun masih dengan “penuh semangat” membela keimanannya itu. Kemudian ia mempelajari Buddhisme selama hampir tiga tahun, meskipun tidak pernah secara resmi memeluk itu.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Pada tahun 1987, Vatswaf pertama kali tertarik pada Islam, dan mempelajari Al Quran. Vatswaf kemudian memeluk Islam pada tahun 1988, dan sejak itu menjadi praktisi dakwah. Ia pun mengganti namanya dengan Abdur Rahim.

Abdur Rahim merupakan presenter di Peace TV. Ia terlibat dalam kegiatan pendidikan dan media pada stasiun TV itu. Ia pun menjadi Ketua iERA (the Islamic Education & Research Academy). Rahim aktif memberikan ceramah di luar negeri, termasuk pada konferensi perdamaian yang diadakan di Mumbai.

Ia juga aktif di London Central Mosque and Islamic Cultural Centre. Sebagaimana Dr Zakir Naik, Dr Bilal Philips, Khalid Yasin, dan Yvonne Ridley, Rahim juga memberikan banyak kuliah tentang Islam di seluruh dunia dan juga berdakwah di Hyde Park yang terkenal di London.

Ia memiliki sepuluh anak dari dua istri. Rahim pernah ditanya dalam wawancara, apakah hukum Inggris melarang bigami. Ia menjawab: “Benar. Namun beberapa orang Inggris melakukan bigamis. Tetapi mereka yang mempraktikan bigami dapat menjalankan pernikahannya sebagaimana ketentuan hukum perkawinan (Islam). Anak-anak yang lahir sah, istri (kedua) pun berhak mendapat mewarisi harta.”

Pada tahun Rahim dilarang ikut dalam penerbangan yang singgah di Brisbane karena ia terdaftar dalam “aktivis yang masuk dalam daftar cegah” oleh pemerintah Australia. Ini karena ia pernah berceramah yang isinya dianggap ekstrim bagi dunia Barat, yakni “Muslim dan Barat tidak bisa hidup damai bersama-sama dan bahwa kematian saat berperang jihad adalah salah satu cara paling pasti untuk masuk surga dan disenangi Allah.”

Kalangan Muslim Australia berpendapat, Pemerintah sudah terlalu jauh dengan menghentikan seorang pria yang sekarang telah berlaku moderat. Pada satu wawancara radio berikutnya di Australia, Rahim menyatakan bahwa ia sudah lama meninggalkan pandangan ekstremis apa pun, dan menambahkan bahwa ia secara konsisten mengutuk aksi teroris.*/dari berbagai sumber.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Tuding Muslim Uighur Ikut Berperang dengan ISIS/ISIL
Tulisan selanjutnya Disengat Lebah 17 Kali, Tapi Tetap Lanjutkan Shalat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Opini

Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?

Opini
28 Oktober 2026 09:23
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Terbaru

  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?