Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Januari 2022 21:06 9:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Januari 2022 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | APA jadinya jika seorang Muslim terhalang dari nikmatnya shalat wajib berjamaah di masjid? Mungkin itulah yang dirasakan oleh Ustadz Abdul Qadir Jaelani, 76 tahun, sosok dai senior asal Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sosok tokoh perintis dan santri awal Pondok Pesantren Hidayatullah itu memang tak lagi sekuat dahulu di masa mudanya. Ia hanya mampu melangkah tertatih-tatih. Kemana-mana Ustadz Qadir, demikian sapaannya, harus ditemani sepotong tongkat kayunya. Syukur, jika ada yang membantu memapahnya berjalan.

Padahal dulu di masa mudanya, Ustadz Qadir adalah pemuda enerjik dan aktif sebagai pegiat dakwah. Itu terbukti dari jejak dakwahnya yang tertancap mulai dari Gunung Tembak Balikpapan hingga menjelajahi Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Dari Tarakan (Kalimantan Utara) hingga merambah ke Dumai (Riau), serta sejumlah daerah tugas lainnya.

Takdir Allah, Ustadz Qadir sedang diuji sakit oleh Allah saat ini. Menurut pengakuannya, seringkali ia merasa sakit yang hebat di daerah punggung belakang tubuhnya. “Umumnya orang bilang itu penyakit syaraf kejepit,” terangnya satu saat, penghujung 2021 lalu.

Jadi bagaimana dengan kebiasaannya mendatangi masjid di awal waktu untuk shalat berjamaah? Itulah kesedihan paling mendalam yang dirasakan oleh Ustadz Abdul Qadir.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

“Seperti ada yang hilang dalam diri saya. Sedih bahkan rasanya rugi sekali, jika seorang Muslim tidak shalat wajib berjamaah di masjid,” ucapnya dengan nada sedih.

Pengakuan tersebut dikisahkan Ustadz Qadir dalam kesempatan Taushiyah Shubuh, di Masjid Ar-Riyadh, Balikpapan, Sabtu (25/12/2021). Hari itu, Ustadz yang pernah diamanahi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Toli-Toli tersebut memaksakan diri datang ke masjid. Seperti kebiasaannya, jauh sebelum azan berkumandang, ia telah hadir di masjid sambil dipapah oleh Mahfudz, anaknya.

Semasa sehat, ia memang dikenal warga sekitar yang selalu datang lebih awal ke masjid. Memperbanyak zikir, baca Al-Qur’an, dan shalat sunnah rawatib adalah kegemarannya sejak dulu. Berpuluh tahun kebiasaan itu dijaga olehnya. Hingga akhirnya Allah menguji dengan kondisi kesehatan yang kian menurun.

“Kalau sedang  baring atau duduk, rasanya terpikir banyak rencana, tapi begitu bangkit atau berdiri, buyar itu semua, ternyata lagi sakit sekarang,” ucap Ustadz Qadir mengawali nasihatnya.

Saking lama dan rindunya dengan masjid, Ustadz yang berdarah suku Mandar itu sempat merasa ragu, apakah masih bisa ceramah atau tidak.

Padahal berpuluh tahun silam, berdakwah lewat ceramah adalah pekerjaan sehari-hari yang ditekuninya. “Dulu itu bisa sampai tiga atau empat kali ceramah dalam sehari,” lanjut ayah dari 11 putra-putri ini.

Ustadz Qadir pun berpesan agar seluruh umat Islam memberi perhatian khusus kepada shalat yang menjadi rukun Islam kedua ini. “Upayakan jangan ketinggalan shalatnya, hindari masbuk itu. Apalagi sampai tidak berjamaah di masjid. Rugi besar itu!” pungkasnya.* (Abu Jaulah/MCU)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daiHidayatullah BalikpapanShalat Berjamaah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya arab saudi pakistan Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Mencapai yang Tertinggi Sejak Agustus
Tulisan selanjutnya Belum Lama Dipulihkan Jabatannya, PM Sudan Abdalla Hamdouk Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Cermin

Kisah Tukang Bangunan: Dulu Shalat Bolong-bolong, Kini Rajin ke Masjid

16 Desember 2021 05:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?