Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Kerak Bumi Dapat Berotasi Berlawanan Arah dengan Bumi

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Januari 2023 09:49 9:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Januari 2023 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kerak bumi seukuran Pluto diklaim berhenti berputar ke arah yang sama dengan bumi ketika sisa planet mungkin berputar ke arah lain. Terletak sekitar 5.000 kilometer (km) dari pusat Bumi, ‘planet di dalam planet’ ini dapat berputar bebas saat mengapung di inti luar yang mengandung logam cair.

Nature Geoscience, sebuah jurnal ilmiah, melaporkan bahwa rotasi inti bumi berhenti secara tiba-tiba, dan kemudian mulai berputar ke arah yang berlawanan. Para ilmuwan mengatakan bolak-balik inti Bumi dalam kaitannya dengan permukaan bumi terus terjadi.  

Hingga saat ini para ilmuwan di seluruh dunia masih memperdebatkan bagaimana kerak bumi berputar dan penelitian terbaru diharapkan dapat mengurai kontroversi tersebut.

Apa yang diketahui tentang kerak bumi diperoleh dengan mengukur perbedaan kecil dalam gelombang seismik yang diciptakan oleh gempa bumi atau terkadang ledakan nuklir, saat melewati inti bumi. Penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience menganalisis gelombang seismik dari gempa bumi berulang selama enam dekade terakhir.

Penulis studi tersebut, Xiaodong Song dan Yi Yang dari Universitas Peking, China, mengatakan mereka menemukan bahwa rotasi kerak bumi hampir berhenti sekitar tahun 2009 dan kemudian bergeser ke arah yang berlawanan. “Kami percaya rotasi kerak bumi berhubungan dengan permukaan bumi, bolak-balik seperti buaian,” ujarnya.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

“Satu siklus osilasi adalah sekitar tujuh dekade, artinya itu berubah arah setiap 35 tahun,” katanya.

Mereka menambahkan, sebelumnya berubah haluan pada awal 1970-an dan perubahan berikutnya diperkirakan terjadi pada pertengahan 2040-an. Para peneliti mengatakan rotasi ini kira-kira sejalan dengan perubahan yang disebut ‘panjang hari’, variasi kecil dalam waktu persis yang dibutuhkan Bumi untuk berputar pada porosnya.

Sejauh ini, belum banyak bukti yang menunjukkan bahwa apa yang terjadi di kerak bumi akan mempengaruhi populasi dunia di permukaan bumi. Namun, para peneliti percaya ada hubungan fisik antara semua lapisan bumi dari kerak hingga ke permukaan.

Bumi terbuat dari tiga lapisan – kerak, mantel dan inti. Badai geologis terdalam yang disebut inti dalam adalah bola padat dengan radius 1.220 km, sekitar 20% dari radius Bumi dan 70% dari radius Bulan. Para ilmuwan percaya inti bumi terdiri dari paduan besi-nikel dan beberapa elemen lainnya. Permukaan inti dalam diperkirakan memiliki suhu kira-kira 5.700 K (5.430 °C; 9.800 °F), atau hampir sama dengan permukaan matahari.

Sebuah studi Alam tahun 1996 menunjukkan bahwa waktu perjalanan gelombang seismik di inti bumi telah berubah sedikit tetapi secara konsisten selama tiga dekade sebelumnya. Rotasi inti dalam, yang kira-kira 1° per tahun lebih cepat daripada rotasi harian kerak dan mantel, memberikan penjelasan terbaik untuk fluktuasi ini.

Tim Universitas Peaking menganalisis gempa bumi antara tahun 1995 dan 2021, dan hasilnya menunjukkan inti mungkin telah berhenti berputar sekitar tahun 2009 dan mungkin dalam proses pembalikan arah rotasinya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bumikerak bumiNature Geoscience
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Haji Kini Dapat Sewa Rumah di Makkah
Tulisan selanjutnya Ketika Dua Panglima Cerdik Berlaga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?