Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Ilmuwan Mengembangkan Robot Terbang seperti Lebah

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Februari 2023 08:12 8:12 am
Ahmad
Dipublikasikan 4 Februari 2023 06:20
Bagikan
Para ilmuwan mengembangkan robot terbang layaknya lebah untuk merevolusi pertanian. foto : Jianfeng Yang/Tampere Univ./SWNS
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah tim peneliti sedang mengembangkan robot kecil ‘terbang’ berukuran 0,2 inci (4 mm) yang dapat mengapung di atas angin dan dikendalikan oleh cahaya.

Dikenal sebagai proyek Peri, robot dikembangkan oleh tim ilmuwan dari University of Tampere di Finlandia ini dapat ditiup oleh angin sepoi-sepoi, dikembangkan untuk revolusi pertanian, kutip Daily Star.

Robot dapat digunakan untuk membantu membentuk serbuk sari pada angin ke tanaman yang membutuhkannya, pada saat penyerbuk seperti lebah mati pada tingkat yang mengkhawatirkan karena perubahan iklim.

Menurut penelitian, hilangnya penyerbuk di seluruh dunia menyebabkan 500.000 kematian dini per tahun, yang mengakibatkan penurunan hasil makanan sehat dan peningkatan tingkat penyakit.

Robot bertenaga cahaya yang beratnya hanya 1,2 mg ini terinspirasi dari biji dandelion yang cantik dan juga dapat dipandu oleh cahaya ke area tertentu dengan pepohonan menunggu penyerbukan.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Teknologi ini juga dilengkapi dengan pembuatan cincin pusaran terpisah yang stabil, memungkinkan perjalanan jarak jauh dengan bantuan angin.

Tim ilmuwan memulai Proyek Peri pada September 2021, dan sekarang ingin fokus membuat robot dapat beroperasi di bawah sinar matahari.

Mereka juga ingin memperbaiki strukturnya sehingga bisa membawa perangkat kecil termasuk scanner dan GPS.

Hao Zeng, penulis utama makalah yang diterbitkan oleh tim tersebut, mengatakan bahwa teknologi tersebut memiliki potensi untuk merevolusi cara orang bekerja dengan makanan.

“Ini akan berdampak besar pada pertanian di seluruh dunia karena hilangnya penyerbuk akibat pemanasan global merupakan ancaman serius bagi keanekaragaman hayati dan produksi pangan,” katanya.

Dia mengatakan, meskipun teknologi saat ini dalam tahap proof-of-concept, namun sudah siap untuk digunakan di masa depan. “Penelitian kami menunjukkan bahwa robot yang kami kembangkan memberikan langkah penting menuju aplikasi realistis yang cocok untuk penyerbukan buatan,” tambahnya.

Proyek Peri akan terus melihat perkembangan teknologi, hingga setidaknya tahun 2026.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineRevolusi PertanianRobot lebahrobot peri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah: Pemegang Visa Transit Empat Hari tak Bisa Gunakan untuk Ibadah Haji
Tulisan selanjutnya Belajar Bahasa Arab, Mulai dari Mana?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?