Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Menlu Retno Tegaskan Pentingnya Berbagi Vaksin Secepat dan Sebanyak Mungkin

Bambang S
Terakhir diupdate: 11 November 2021 21:22 9:22 pm
Bambang S
Dipublikasikan 11 November 2021 21:22
Bagikan
menlu vaksin
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebagai salah satu Co-Chair Covax AMC Engagement Group, Menlu Retno menegaskan pentingnya untuk berbagi vaksin sebanyak dan sesegera mungkin. Hal ini disampaikannya pada pertemuan Covid-19 Ministerial Conference yang dilaksanakan secara virtual, 10 November 2021.

“Berbagilah sebanyak dan secepat mungkin. Jika itu tidak dilakukan, target WHO untuk memvaksinasi 40% populasi setiap negara pada akhir 2020 dan 70% populasi pada pertengahan 2022 tidak akan tercapai. Dan saya khawatir dunia tidak akan bisa keluar dari pandemi bersama-sama,” tegas Retno seperti melansir laman Menlu, Kamis (11/11/2021).

Itulah tantangan jangka pendek yang harus dipenuhi oleh dunia. Sementara untuk jangka menengah dan panjang, Menlu RI menekankan pentingnya dua hal:

Pertama, penguatan tata kelola kesehatan global. Hal ini dilakukan dengan mempertahankan peran sentral WHO dalam mengoordinasikan aksi-aksi kesehatan global, dan memastikan WHO memperoleh pembiayaan yang diperlukan untuk menjalankan mandatnya.

Traktat pandemi baru diharapkan membantu memastikan kesiagaan pandemi di level politis tertinggi, memastikan distribusi solusi medis yang berkeadilan, serta memperkuat kerja sama internasional dalam deteksi dini dan berbagi informasi.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Kedua, penguatan dukungan pendanaan kesehatan bagi negara berkembang untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pandemi berikutnya. Diperlukan adanya mekanisme pembiayaan global baru yang didukung negara donor dan lembaga keuangan internasional.

Sebagai Presiden G20 pada tahun 2022, Indonesia meminta dukungan terhadap G-20 Joint Finance-Health Task Force dalam merancang modalitas mekanisme tersebut.

“Mekanisme ini akan membawa manfaat bagi kita semua. Hanya dengan begitu kita dapat pulih bersama dengan lebih kuat. Recover Together, Recover Stronger,” ujarnya.

Pada pertemuan ini, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengangkat tentang kebutuhan 550 juta dosis vaksin untuk tahun ini saja, agar dapat mengimplementasikan vaksinasi global. Dukungan masyarakat internasional dibutuhkan untuk berbagi vaksin, meningkatkan kapasitas produksi vaksin lokal, serta mendukung pendanaannya.

Dirjen WHO juga mengangkat pentingnya memperkuat tata kelola kesehatan global. Komitmen politik negara-negara diperlukan untuk mendukung kesuksesan pembentukan instrumen hukum baru terkait pandemi.

Pesan serupa juga diangkat oleh para Menlu yang hadir dalam pertemuan, menggarisbawahi pentingnya akses yang merata terhadap vaksin dan peningkatan kapasitas produksi vaksin negara berkembang.

Selain itu, disampaikan juga dukungan terhadap pembentukan mekanisme pembiayaan kesehatan baru, penguatan kerja sama penelitian dan inovasi, dan penguatan multilateralisme dalam mengantisipasi pandemi berikutnya.

COVID-19 Ministerial Meeting merupakan pertemuan terbatas yang diselenggarakan Pemerintah AS, sebagai tindak lanjut pertemuan Global COVID Summit bulan September 2021 lalu yang dipimpin Presiden Biden.

Menlu AS, Anthony Blinken menjadi tuan rumah Pertemuan tersebut, pertemuan dihadiri 28 menteri dan perwakilan organisasi internasional dari berbagai negara, termasuk Dirjen WHO, Presiden World Bank, dan Managing Director IMF, dan dipimpin oleh Menlu AS, Antony Blinken.

Pertemuan mengambil tema Global Direction and Building the Capacity We Need: Creating platforms to sustain financing, regional collaboration, and political leadership.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Menlu Retno MarsudiOrganisasi Kesehatan DuniavaksinWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kripto Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI: Penggunaan Uang Kripto Haram
Tulisan selanjutnya ruu larangan minol Dibahas dalam Ijtima Ulama, MUI Desak Segera Sahkan RUU Larangan Minol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?