Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Separuh Remaja England dan Skotlandia Kecanduan Internet

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2014 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2014 20:14
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Hampir setengah dari remaja berusia 14-15 tahun merasa dirinya kecanduan internet dan lebih dari tiga perempat pelajar remaja berusia sama menggunakan laptop, telepon genggam atau tablet yang terkoneksi dengan internet menjelang tidurnya. Demikian menurut survei terbaru dilansir Guardian (9/5/2014).

Mereka yang membawa sebuah perangkat ke tempat tidur, kebanyakan berkomunikasi dengan teman-temannya lewat media sosial atau menonton video atau film.

Lebih dari empat dari setiap 10 gadis remaja merasa mereka menggunakan internet berlebihan untuk bersosialisasi. Begitu menurut survei yang melibatkan lebih dari 2.200 pelajar di sembilan sekolah di wilayah England dan Skotlandia.

Jajak pendapat itu diselenggarakan oleh Tablets for Schools, sebuah lembaga amal yang didirikan oleh kelompok industri teknologi seperti Carphone Warehouse dan Dixons yang mengkampanyekan perangkat semacam iPad digunakan dalam pendidikan.

Menurut surveit itu, kurang dari sepertiga pelajar yang menggunakan perangkat terkoneksi ke internet di tempat tidur mengaku online dalam rangka mengerjakan tugas sekolah

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Berdasarkan jenis kelamin, sekitar 46% remaja putri mengaku terkadang merasa kecanduan internet. Sedangkan di kalangan remaja putra yang merasa kecanduan internet jumlahnya mencapai 36%. Namun, remaja putra yang merasa keranjingan game komputer jumlahnya lebih banyak lagi.

Puncak kecanduan internet banyak dirasakan oleh pelajar kelas 10, atau berusia 14-15 tahun, di mana 49% pelajar mengaku keranjingan internet.

Sebanyak 77% pelajar kelas 11 mengaku membawa perangkat yang terhubung ke internet ke tempat tidurnya di malam hari.

Selain email, saat berada di rumah situs yang mereka biasa kunjungi antara lain Facebook, Twitter dan Snapchat.

Meskipun kebanyakan pelajar mengaku bersikap positif terhadap internet, namun banyak juga yang mengaku kesulitan untuk tidak terkoneksi. “Itu yang pertama saya lihat di pagi hari dan terakhir saya lihat di malam hari. Sepertinya itu sudah jadi kebiasaan saya,” kata seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun.

“Ketika saya menonton YouTube, satu video menggiring saya untuk menonton video lainnya dan saya tidak bisa berhenti menonton banyak video. Dan kadang-kadang saya melek sampai sekitar pukul 2 pagi hanya karena menonton video di YouTube,” kata seorang anak laki-laki berusia 11 tahun.

Masalah kecanduan internet masih banyak diperdebatakan. Sebagian peneliti mempertanyakan apakah itu bisa dikategorikan resmi sebagai kecanduan, sebagaimana halnya kecanduan narkoba dan minuman beralkohol.

Terdapat bukti bahwa anak-anak di wilayah Inggris Raya menghabiskan waktu lebih banyak terkoneksi ke internet dibanding teman seusia mereka di negara Eropa lainnya.

Sebuah penelitian di negara-negara Uni Eropa tahun 2012 atas anak berusia 11-16 tahun oleh London Schools of Economics menemukan bahwa Inggris merupakan salah satu negara terburuk dalam hal penggunaan intenet berlebihan. Di mana seperempat responden mengaku menghabiskan waktu lebih banyak untuk berselancar di dunia maya dibanding waktu untuk bersama keluarga, teman atau mengerjakan tugas sekolah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keluarga Bantah Mursy Lepaskan Aktivis Islam Saat Menjabat
Tulisan selanjutnya Tamarud Menolak Bertemu dengan Dubes Baru Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?