Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tamarud Menolak Bertemu dengan Dubes Baru Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2014 20:55 8:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2014 20:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang jurubicara Tamarud mengatakan bahwa kelompoknya menolak undangan bertemu dengan duta besar Amerika Serikat untuk Mesir yang baru.

Mahmoud Badr, salah satu pendiri kelompok yang mengawali gerakan rakyat menuntut mundur Muhammad Mursy dari kursi presiden itu, mengatakan dalam akun resminya di Twitter bahwa duta besar AS yang baru untuk Mesir, Robert Stephen Beecroft, telah mengajak Tamarud bertemu.

“Kami menolak permintaan duta besar itu dan sebaliknya memintanya agar memperbaiki hubungan AS dengan Mesir, Suriah dan negara-negara Arab,” kata Badr dikutip Ahram Online.

Hari Jumat (9/5/2014) kantor berita MENA mengutip jurubicara Tamarud Muhammad Nabawy yang membenarkan bahwa kelompoknya berkali-kali mendapat undangan dari para diplomat Amerika Serikat yang mengajak bertemu sejak Mursy dilengserkan. Namun, kelompok Tamarud selalu menolak undangan diplomat-diplomat Amerika itu.

Tamarud dibentuk April 2013, menjelang peringatan satu tahun pemerintahan Muhammad Mursy. Gerakan itu menggalang unjuk rasa besar rakyat di berbagai penjuru Mesir yang merasa tidak puas dengan kepemimpinan Mursy, sehingga mendorong militer melengserkan politisi asal Al-Ikhwan Al-Muslimun itu dari kursi presiden pada 3 Juli 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Washington memilih Beecroft, yang sebelumnya bertugas di Iraq, menjadi kepala misi diplomatik Amerika Serikat di Kairo.

Sebelumnya Obama mempertimbangkan untuk menempatkan Robert Ford yang bertugas di Suriah untuk mengisi pos di Kairo. Namun, Ford ditolak oleh para pemimpin Mesir yang menguasai pemerintahan pasca Mursy.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Separuh Remaja England dan Skotlandia Kecanduan Internet
Tulisan selanjutnya Banjir Makkah, 1 Korban Jiwa dan 1356 Titik Rusak Parah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?