Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

PAS Jabar Kecewa, Syiah Izin Asyura Lewat Telepon

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2015 20:26 8:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2015 20:26
Bagikan
M.Roin (kiri) saat memberika buku kepada Wali Kota Bandung
Bagikan

Hidayatullah.com–Koordinator Pembela Ahlu Sunnah (PAS) Jabar, Muhammad Roin menilai Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil yang memberi izin pelaksanaan Asyuro (Asyura) organisasi Syiah, IJABI akhir pekan lalu yang gegabah dan membahayakan.

Hal ini terkait keluarnya izin oleh orang nomor satu di Kota Kembang tersebut hanya melalui sebuah sambungan telepon saja.

“Bagaimana mungkin bisa sebuah acara yang mengaku dihadiri ribuan orang dengan menggunakan fasilitas Pemkot yakni stadion hanya berbekal ucapan Wali Kota lewat telepon. Menurut saya ini sebuah kecerobohan yang bisa berakit fatal karena acara sendiri berpotensi mengundang konflik horizontal dengan massa yang menolak,”ujarnya kepada hidayatullah.com usai berdialog dengan Wali Kota Bandung,Selasa (27/10/2015).

Menurutnya izin lisan sebuah acara yang dihadiri ribuan massa sangat lemah dari sisi hukum positif. Meski demikian ia tidak tahu pasti dalam kondisi seperti apa Wali Kota memberikan izin tersebut sehingga dalam waktu hitungan menit dapat keluar. Ia menduga ada pihak yang sengaja memanfaatkan momentum tersebut disaat Wali Kota sedang diluar kota.

“Kita juga tidak habis pikir,bagaimana seorang orang panitia sebuah acara dalam ini pihak IJABI dengan mudahnya menghubungi pejabat pemerintah sekelas Wali Kota dan meminta izin acara hanya lewat telepon. Apakah Pak Wali dalam tekanan,ada yang mengintimidasi kita tidak tahu atau yang menelepon orang berpengaruh? Namun yang jelas masyarakat khususnya ummat Islam sangat menyesalkan tindakan Wali Kota kemarin,”imbuhnya.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

Pihaknya juga menyayangkan keputusan lisan Wali Kota tersebut tanpa terlebih dulu berkoordinasi dengan unsur Muspika.Padahal,sambung Roin, Wali Kota tahu pihak kepolisian tidak memberi izin atau merekomendasikan acara Asyura diselenggarakan dengan pertimbangan keamanan. Dengan alasan tersebut cukup bisa dipahami sekiranya Wali Kota juga menolak memberikan izin.

“Sebelumnya kami juga sudah melayangkan surat kepada Wali Kota perihal penolakan ummat Islam dan warga atas perayaan Asyura,sebagai pertimbangan kita sertakan surat rekomendasi dari MUI Jabar. Seharusnya Wali Kota tahu bahwa sejak awal sudah ada penolakan atau sebelum memberi izin koordinasi dulu apa benar massa begitu banyak lalu minta saran atau masukan dari pihak terkait ulama atau unsur Muspida,bukan memutuskan sendiri,”sesalnya.

Sementara itu menanggapi permintaan maaf Wali Kota Bandung sekiranya keputusannya tersebut telah melukai hati Ummat Islam,Roin mengaku sangat mengapreasi sebagai wujud atas sikapnya yang dianggap salah. Namun demikian ia mengembalikan permintaan maaf tersebut kepada ummat dan masyarakat. Lebih penting,sambungnya,permohonan maaf tersebut harus dibarengi dengan upaya lebih serius dalam menangani masalah Syiah di Kota Bandung serta upaya untuk mencegah hal tersebut tidak terulang.

“Sebagai seorang Muslim mengaku salah kemudian meminta maaf itu baik. Namun harus juga ditunjukan dengan etikat lanjutannya yakni bertaubat dan ada komitmen (janji) untuk tidak mengulangi salahan pada hal yang sama dimasa yang akan datang. Selain itu terkait keputusan atau izin lisan tersebut telah menimbulkan keresahan bahkan nyaris memicu konflik horizontal,ya harus ada evaluasi oleh pihak Muspida,”pintanya.

Dalam pertemuan dan dialog antara Ummat Islam dan Wali Kota,Wakil Wali Kota serta beberap orang staf tersebut juga dibahas upaya memahamkan ajaran Syiah kepada masyarakat khususnya kaum Muslimin.

Ridwan Kamil yang sempat mengaku dirinya Sunni dan tidak suka Syiah juga meminta kepada para dai untuk terus melakukan dakwahnya secara bijak dan santun sehingga ummat menjadi paham.
Diakhir dialog Koordinator PAS menyerahkan beberapa buku tentang Syiah kepada Ridwan Kamil sebagai bahan referensi dan kajian khususnya saat hendak mengeluarkan kebijakan.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MUIPas JabarPembela Ahlu Sunnah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Majelis Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Hukuman Kebiri
Tulisan selanjutnya walikota bandung oded Soal Izin Asyura,Wakil Wali Kota: Pak Wali Kurang Libatkan Muspida

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?