MUSA BIN QASIM mengisahkan,”Saat itu di wilayah kami terjadi gempa dan angin yang merusak. Maka aku pergi menuju Imam Muhammad bin Muqatil dan meminta agar beliau mendoakan keselamatan kami.”
Mendengar permintan Musa bin Qasim, Imam Muqatil pun tiba-tiba menangis dan mengatakan,”Seandainya saja aku tidak menjadi sebab kecelakaan kalian…”
Setelah bencana reda Musa bin Qasim bermimpi bertemu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan beliau menyampaikan,”Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengangkat bencana dari kalian karena doa Muhammad bin Muqatil.” (Ihya Ulumuddin, 11/1944)
Para shalihin terdahulu selalu menilai bahwa dirinya bukan orang yang shalih dan sebagai ahli maksiyat. Berbeda dengan zaman ini banyak orang yang sudah merasa shalih dengan amalan yang ia kerjakan.*